DetikNews
Senin 21 Mei 2018, 10:04 WIB

SBY: Reformasi Bisa Terjadi Lagi, Jika...

Yulida Medistiara - detikNews
SBY: Reformasi Bisa Terjadi Lagi, Jika... SBY (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional pada Minggu (20/5) kemarin, SBY mengingatkan perlunya generasi saat ini untuk menjalankan agenda reformasi. Apabila agenda itu tak dilaksanakan, kata SBY, bisa-bisa reformasi terjadi lagi.

"Generasi sekarang dan mendatang wajib jalankan dan wujudkan amanah reformasi tersebut. Kalau tidak, bisa ada reformasi lagi di masa depan," tutur SBY melalui akun Twitter-nya yang dikutip, Senin (21/5/2018).

SBY lalu mengingatkan soal semangat reformasi pada 1998. Semangat itu berkaitan erat dengan upaya mengurangi kekuasaan absolut penguasa dan menghindarkan penegak hukum dari tebang pilih kasus.

"Semangat dan agenda Reformasi 1998, 20 tahun lalu - 'koreksi besar dan mendasar atas kehidupan bangsa yang kurang adil dan berimbang bagi rakyat'," kata SBY.



Total ada empat poin yang disampaikan SBY berkaitan dengan langkah untuk menjaga semangat reformasi itu.

"Intinya, satu, kekuasaan tak boleh terlalu absolut, agar kebebasan rakyat & demokrasi hidup. Kedua, hukum tegak & tak tebang pilih. Ketiga, ekonomi adil & menyejahterakan seluruh rakyat. Keempat, dalam politik praktis (termasuk pemilu), negara (termasuk TNI, Polri & BIN) netral & tak berpihak," ujar SBY.

Dalam cuitannya ini, SBY juga meminta masyarakat bersatu dan tidak terpecah belah.

"Jangan sampai generasi sekarang kurang rukun dan kurang bersatu. Berdosa kita kepada para pendahulu. Malu pula kepada generasi mendatang," tutur SBY.


Tonton juga: Kritik Jokowi, SBY curhat di twitter


(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed