DetikNews
Minggu 20 Mei 2018, 17:53 WIB

Cegah Aksi Teror, Menhub Tingkatkan Keamanan Saat Mudik Lebaran

Sudirman Wamad - detikNews
Cegah Aksi Teror, Menhub Tingkatkan Keamanan Saat Mudik Lebaran Menhub Budi Karya (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Cirebon - Sepekan berlalu terjadi rentetan bom di Jawa Timur yang mengakibatkan puluhan orang tewas. Untuk mencegah aksi terorisme saat mudik Lebaran 2018, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya menjamin peningkatan pengamanan di terminal, stasiun, dan bandara.

Budi mengatakan pihaknya telah berkordinasi dengan TNI dan Polri terkait pengamanan mudik lebaran 2018 nanti. Dia menjamin ada tambahan personel pengamanan di terminal, stasiun, dan bandara.

"Memang teroris menjadi perhatian kita semua. Saya jamin TNI dan Polri akan melakukan langkah atau upaya yang hebat untuk memberantas itu. Pengamanan saat mudik tentu kita tingkatkan, seperti di bandara dan lainnya. Jumlah personelnya ditingkatkan," kata Budi kepada awak media usai memberikan kuliah umum di Universitas Swadaya Gunungjati Kota Cirebon, Jalan Pemuda, Minggu (20/5/2018).



Budi juga mengimbau agar masyarakat berperan aktif membantu pihak TNI dan kepolisian dalam melawan terorisme. Dengan demikian, diharapkan arus mudik lebaran 2018 bisa dipastikan akan berjalan aman tanpa gangguan keamanan.

"Saya minta masyarakat juga aktif, ikut mengamankan wilayahnya saat mudik," pesan Budi.

Budi menambahkan pemerintah siap memfasilitasi masyarakat yang ingin mudik. Dia mengatakan saat ini kondisi jalan nasional sudah memadai untuk dlintasi saat mudik nanti.

"Jalan nasional sudah bagus, memang nanti ada beberapa yang menggunakan jalan fungsional. Jadi jangan jalan tol saja, gunakan juga jalan nasional," ucap Budi.


Dia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan angkutan umum. Sebab, berdasarkan data Kemenhub angka kecelakaan tertinggi dialami pemudik yang menggunakan sepeda motor, yakni mencapai 4 juta kendaraan.

"Tahun lalu itu kecelakaan arus mudik yang melibatkan kendaraan roda dua mencapai 70 persen. Sedangkan, pertumbuhan pemudik yang menggunakan motor itu mencapai 30 persen," ujar Budi.


Dia juga mengingatkan agar pemudik tidak terlalu memaksakan diri menggunakan motor. Apalagi saat ini pemerintah telah menyediakan angkutan mudik gratis.

"Kita sediakan angkutan gratis. Lebih baik naik angkutan umum, kereta api dan lainnya. Jangan gunakan motor, karena banyak kecelakaan. Kita juga imbau Dishub mengecek kendaraan umum agar masyarakat aman," pesannya.


(iwd/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed