Hadiri Gerakan Bela Negara, Jokowi Ungkit Bom di Surabaya

Hadiri Gerakan Bela Negara, Jokowi Ungkit Bom di Surabaya

Ray Jordan - detikNews
Senin, 14 Mei 2018 13:40 WIB
Hadiri Gerakan Bela Negara, Jokowi Ungkit Bom di Surabaya
Foto: Jokowi di acara gerakan bela negara para mubaligh (Jordan/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Halaqah Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Muballigh Bela Negara. Dalam acara ini, Jokowi menyinggung soal aksi bom bunuh diri di Surabaya yang dinilainya tidak bermartabat.

Di awal pidatonya, Jokowi meminta maaf karena baru bisa hadir hari ini. Sebab, sedianya dia mendatangi acara tersebut pada hari Minggu (13/5) kemarin, namun karena ada kejadian bom di Surabaya, dia tidak jadi datang karena harus melihat langsung kondisi di Kota Surabaya.


"Sebelumnya saya ingin minta maaf sebesar-besarnya karena kemarin membatalkan hadir di acara ini. Tapi memang sesuatu yang harus saya lihat, saya tinjau langsung karena adanya bom di Surabaya dan malamnya masih ada lagi di Sidoarjo, dan tadi pagi masih ada bom lagi di Surabaya," kata Jokowi di lokasi acara, Gedung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (14/5/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi pun mengajak para mubaligh (pendakwah) agar bisa menyampaikan kepada umat bahwa tidak beradabnya aksi bom bunuh diri tersebut.

"Saya mengajak kita semuanya, utamanya kepada seluruh mubaligh agar bisa bersama-sama kita menyampaikan mengenai betap tidak bermartabatnya aksi teror tersebut," tegas Jokowi.


Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyampaikan mengenai aksi teror bom bunuh diri yang melibatkan anak di bawah umur.

"Inilah kewajiban para mubaligh, kewajiban kita bersama kepada santri dan jemaah, serta umatnya bahwa umat kita Islam tidak mengajarkan seperti itu, tidak mengajarkan sesuatu kekerasan, yang biadab. Kita diajarkan agar lemah lembut, sopan santun, bertawaduk, rendah hati, karena itu yang diajarkan oleh Nabi Besar kita," kata Jokowi.



"Jokowi sebut bom Polrestabes tindakan pengecut", saksikan videonya di 20Detik:

[Gambas:Video 20detik]

(jor/gbr)


Berita Terkait