Dita Bomber Gereja Jualan Herbal, Istri Sehari-hari Tak Bercadar

Zaenal Effendi - detikNews
Minggu, 13 Mei 2018 22:49 WIB
Foto: Zaenal Effendi/detikcom
Surabaya - Pasutri Dita Oepriarto dan Puji Kuswati jadi pelaku bom gereja di Surabaya. Keduanya dikenal biasa oleh tetangga. Tak ada hal yang mencurigakan.

Dita dan Puji tinggal di blok K/22 A Wonorejo Asri, Rungkut, sejak tahun 2010. Pasangan ini memiliki 4 anak, terdiri 2 laki-laki dan 2 perempuan. Keempat anak diajak ikut beraksi di gereja.


Tetangga, Unjung Susilo, mengatakan, Dita dikenal warga sebagai sosok santun dan ramah. Sehari-hari dia dia menjadi distributor herbal.

"Dari cara berpakaiannya biasa, tidak ada yang mencurigakan," kata Unjung.

Unjung terakhir bertemu Dita kemarin saat pulang dari musala. "Beliau selalu menyapa, tak berbicara banyak. Tapi selalu menyapa," kata Unjung yang tinggal blok J Wonorejo Asri ini kepada detikcom di lokasi, Minggu (13/5/2018).


Sementara istrinya, Puji, dikenal jarang ke luar rumah. "Nggak pakai cadar, yang sering keluar adalah dua anaknya yang perempuan, main sepeda keliling kompleks," lanjut Unjung.

Dita dan istri mengajak anak-anaknya beraksi di 3 gereja. Usai kejadian, polisi menggeledah rumah keluarga ini. Ada 4 bom di tempat tersebut dan diledakkan polisi. Selain itu juga ditemukan busur panah.



Inilah video tentang foto terduga pelaku bom Surabaya:

[Gambas:Video 20detik]

(ze/trw)