DetikNews
Jumat 11 Mei 2018, 21:31 WIB

PPP Minta Pemerintah Protes Dubes AS di Yerusalem

Akfa Nasrulhaq - detikNews
PPP Minta Pemerintah Protes Dubes AS di Yerusalem Massa Aksi 115 Pulang Kibarkan Merah-Putih dan Bendera Palestina (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi meminta pemerintah Indonesia melayangkan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Protes ditujukan sebagai reaksi atas pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem.

"Kami berharap pemerintah Indonesia melakukan segala upaya untuk melakukan diplomasi sesuai prinsip bebas aktif dengan menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki seperti kepesertaan Indonesia di ASEAN, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan di Perserikatan Bangsa (PBB) untuk melakukan nota protes atas tindakan AS terkait dengan konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel," ujar Arwani dalam keterangan tertulis, Jumat (11/5/2018).


Dia menjelaskan upaya Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya untuk Israel ke Yerusalem dinilai hanya akan memanaskan konflik di Timur Tengah. Menurut Arwani, Yerusalem masih dianggap sebagai bagian dari Palestina walaupun selama ini dikuasai Israel. Apalagi selama ini PBB tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Tindakan Amerika Serikat dianggap akan menambah konflik yang telah terjadi selama ini. Ketegangan yang ditimbulkan oleh AS itu diperkirakan bisa memunculkan bentrokan baru yang bisa menimbulkan korban jiwa, khususnya dari kalangan warga Palestina.


Arwani mengungkap, dalam kepemimpinan Donald Trump, memang ada sejumlah kebijakan kontroversi yang dihasilkan pemerintah AS dan memicu perdebatan internasional. Salah satunya, kebijakan kontroversi tersebut adalah pemindahan kedutaan AS untuk Israel.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed