Pascarusuh di Mako Brimob, Penjagaan di Polresta Depok Diperketat

Matius Alfonso - detikNews
Jumat, 11 Mei 2018 14:35 WIB
Foto: Matius Alfonso/detikcom
Depok - Pascakerusuhan di Rutan Mako Brimob, jajaran kepolisian memperketat pengamanan di kantor-kantor polisi. Mengantisipasi kejadian serupa, Polresta Depok memperketat pengamanan di dalam markas.

Pantauan detikcom, Jumat (11/5/2018), pintu masuk ke markas Polresta Depok ditutup portal. Sejumlah polisi berseragam berjaga-jaga di pos penjagaan. Mereka memakai helm, rompi antipeluru, lengkap dengan senjata api laras panjang.

Pengamanan di Mapolresta DepokPengamanan di Mapolresta Depok (Matius Alfonso/detikcom)

Polisi memeriksa kendaraan yang hendak memasuki markas. Polisi meminta pengemudi mobil membuka pintu dan kaca jendela.

Begitu juga dengan pengendara sepeda motor. Mereka diminta membuka jaket dan helm. Setiap pengunjung ditanya maksud dan keperluannya mengunjungi Markas Polresta Depok.

Pengamanan di Mapolresta DepokPengamanan di Mapolresta Depok (Matius Alfonso/detikcom)

Kanit Provos Polresta Depok Kompol Bandi memimpin apel personel penjagaan. Bandi meminta personel melakukan penjagaan dan pengawasan ketat sesuai dengan prosedur.

"Laksanakan penjagaan, pengawasan, dan pengamanan sesuai prosedur," kata Bandi dalam apel tersebut.


Bandi meminta personel meningkatkan kewaspadaan pascarusuh tersebut. Bandi juga mengimbau anggota yang melakukan penjagaan tetap berhati-hati dan waspada serta mengutamakan keselamatan.

Seperti diketahui, kerusuhan napi teroris di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, mengakibatkan lima polisi dan satu napi teroris tewas. Pascakejadian itu, seorang anggota Brimob Bripka Frence ditusuk oleh pria tidak dikenal di dalam Mako Brimob. Pelaku penusukan akhirnya tewas ditembak di tempat.

(mea/mea)