Saklar Gedung Pemprov DIY akan Diganti Seperti di Hotel

Saklar Gedung Pemprov DIY akan Diganti Seperti di Hotel

- detikNews
Senin, 11 Jul 2005 18:37 WIB
Yogyakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY akan menindaklanjuti Instruksi Presiden nomor 10/2005 tentang penghematan energi. Salah satunya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan mengganti saklar kantor di bawah Pemprov DIY dengan saklar yang ada di hotel-hotel berbintang. "Kita akan melakukan penggantian beberapa peralatan yang mengarah ke hemat energi. Salah satunya, akan mengganti sejumlah saklar ruang di kantor-kantor Pemprov DIY," kata Sultan kepada wartawan di kantor Gubernur Kepatihan, Jl. Malioboro, Yogyakarta, Senin (11/7/2005).Menurut Sultan, pihaknya akan menggunakan saklar yang menyatu dengan kunci/kartu seperti yang ada di hotel-hotel, sehingga saat ruangan itu ditinggalkan, secara otomatis aliran listrik ada di ruangan itu akan terputus. "Cukup diselipkan di dekat pintu atau kunci, langsung bisa mati. Kalau seperti itu kan bisa menghemat," katanya.Dia mengatakan, dengan adanya Inpres itu, pihaknya sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan gerakan hemat energi. Sebagai realisasinya, Pemprov DIY dalam waktu dekat juga akan melakukan pengantian sejumlah peralatan yang bisa menghemat energi baik listrik dan BBM.Namun karena belum ada kajian terhadap Inpres No 10/2005, kata Sultan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pengkajian. Melalui kajian itu akan diketahui bagaimana yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah. "Kita juga akan menentukan bagaimana Raperda yang akan diajukan ke DPRD sebagai bentuk tindak lanjut dari Inpres itu sendiri," katanya.Dengan melakukan penghematan listrik dan BBM, kata Sultan, paling tidak akan menghemat anggaran sekitar 10 persen. Namun langkah itu, bukan semata-mata pada penghematan anggaran semata. "Lebih dari itu, hingga di masa datang kita berharap tidak lagi terjadi kelangkaan BBM maupun kekurangan daya listrik. Kita juga berharap agar masyarakat bisa melakukan penghematan energi sebagaimana yang diharapkan pemerintah," demikian Sultan. (asy/)


Berita Terkait