DetikNews
Minggu 06 Mei 2018, 14:43 WIB

Kagetnya Ayah Laura, Anaknya Dibunuh Stefanus Si Calon Menantu

Fetty Diana - detikNews
Kagetnya Ayah Laura, Anaknya Dibunuh Stefanus Si Calon Menantu Usman Ali Musa selaku Ketua RW 02 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat (Foto: Fetty Diana/detikcom)
Jakarta - Usman Ali Musa selaku Ketua RW 02 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat mengatakan orang tua Laura (41) sangat kaget saat mengetahui anaknya dibunuh oleh kekasihnya bernama Stefanus (24). Orang tua baru mengetahui anaknya tewas saat polisi mendatangi rumahnya pada Jumat (6/5) lalu.

Usman mengatakan awalnya dirinya didatangi polisi. Dia diminta mendampingi polisi untuk melihat lokasi pembunuhan Laura di rumahnya.





Namun Usman mengaku tak tahu tentang keberadaan keluarga Laura di rumahnya. Dia menyebut polisi membawa kunci rumah yang diserahkan oleh Stefanus.

"Sebetulnya kita nggak tahu di rumah itu ada orang apa enggak, soalnya polisi itu bawa kunci. Mungkin itu kunci dari si pelakunya. Pelaku juga sudah ngaku. Polisi bilang ini kejadiannya di rumah TKP," ujar Usman saat ditemui di rumahnya di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

Kagetnya Ayah Laura, Anaknya Dibunuh Stefanus Si Calon MenantuFoto: dok. Istimewa


Usman dan sejumlah polisi itu kemudian masuk ke rumah Laura. Setelah itu, dia menemui keluarga Laura yaitu ayah dan kakaknya. Polisi kemudian memberikan penjelasan soal kejadian pembunuhan tersebut.

Ayah Laura kaget saat mengetahui pembunuhan itu. Dia menyatakan Laura tak pulang ke rumah selama 3 hari.

"Ya reaksi orang tua kaget juga, kalo dilihat karena dia bilang anak perempuannya nggak pulang-pulang udah 3 hari. Rabu pagi mobil ada berarti anak saya masih ada, dari Rabu malam sampai Jumat dia nggak pulang-pulang," tutur Usman.


Selain itu, Usman menerangkan polisi kemudian masuk ke kamar Laura. Polisi menemukan bercak darah dan sarung tangan di depan kamar tersebut.

"Polisi datang Jumat malam, polisi langsung mengarah ke kamarnya. Polisi menemukan ada bercak darah, ada sarung tangan di depan kamar (masih belum diketahui sarung tangan dipakai oleh pelaku atau tidak) dianggap barang bukti. Dibawa enggaknya kan saya nggak tau soalnya belum olah TKP," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Stefanus membunuh Laura di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/5) lalu. Kedua orang tersebut awalnya cekcok sampai akhirnya Stefanus menusuk Laura di bagian perut.

Setelah itu, jenazah korban dibawa Stefanus pergi untuk menghilangkan jejak. Pelaku membawa korban ke pantai Desa Karang Serang, Tangerang untuk dibakar. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menangkap Stefanus pada Sabtu (5/5) sekitar pukul 05.00 WIB.


(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed