ADVERTISEMENT

Fahri Harap Novanto Berjiwa Besar Terima Vonis 15 Tahun Penjara

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 02 Mei 2018 16:30 WIB
Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Mantan Ketua DPR Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Wakil Ketua Fahri Hamzah berharap Novanto berjiwa besar menerima putusan tersebut.

"Semua sudah kembali ke Pak Nov karena dia yang tahu peristiwanya, karena dia yang tahu apa yang dia rasakan sekarang. Saya sebagai sahabat tentu hanya berharap dia tetap punya jiwa besar jangan terpaku, jangan terlalu lama dalam kesedihan," kata Fahri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/5/2018).

Hidup masih berlanjut meski Novanti berada di penjara. Ia berharap Novanto bisa kembali bersemangat menjalani hidup.


"Kembalilah jalani hidup ini toh kita masih bisa minum air, bisa bernapas, makan, sambil terus berdoa tentunya supaya peristiwa ini bisa selesai dan dia bisa keluar kembali beraktivitas seperti biasa membangun masa depannya," sambungnya.

Novanto divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan setelah dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus korupsi e-KTP. Novanto juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta yang dikurangi uang Rp 5 miliar yang dikembalikan ke KPK.

Duit ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP. Selain itu, hak politik mantan Ketua DPR itu dicabut selama 5 tahun.


Novanto tidak mengajukan banding atas putusan tersebut. Pengacara Novanto, Maqdir Ismail, mengatakan Novanto sudah lelah menghadapi kasus yang menjeratnya sehingga memutuskan tidak mengajukan banding.

"Beliau (Novanto) dan keluarga merasa lelah dengan perkara ini. Keluarga mau ambil waktu untuk melihat dan mempelajari perkara ini secara jernih," ujar Maqdir kepada detikcom, Rabu (2/5). (mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT