DetikNews
Rabu 02 Mei 2018, 15:32 WIB

Dubes Inggris Puji KPK: Kasus e-KTP Bukti Korupsi Tak akan Lolos

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Dubes Inggris Puji KPK: Kasus e-KTP Bukti Korupsi Tak akan Lolos Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengapresiasi KPK dalam menghadapi korupsi politik di Indonesia. Salah satunya, KPK menunjukkan keberhasilan menyeret mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus e-KTP hingga vonis.

"Periode politik ini, saya pikir beberapa bulan terakhir, 3 bulan terakhir, KPK telah menunjukkan performanya. Sukses dalam menangani kasus e-KTP, sekaligus juga (menunjukkan) bagaimana mengadili seorang pejabat. Ini adalah sinyal positif bahwa korupsi politik tidak dapat lolos begitu saja," ucap Moazzam Malik di kantornya, Jalan Patra Kuningan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2018).


Menurutnya, diperlukan kesabaran dan kekuatan hukum yang mumpuni dalam pemberantasan korupsi. Dia mencontohkan Hong Kong, yang memiliki riwayat korupsi cukup berat tapi akhirnya lembaga antikorupsi tersebut bisa membantu pemerintah mewujudkan pemerintahan yang bersih.

"Jadi memang perlu waktu dan kesabaran dengan memiliki kekuatan hukum yang kuat, edukasi masyarakat yang kuat, membangun budaya, dan dukungan media, bisa membawa kemajuan," tuturnya.


KPK telah menyeret Setya Novanto ke meja hijau sejak Desember 2017, hingga akhirnya putusan dibacakan pada Selasa (24/4). Novanto divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Novanto juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta yang dikurangi uang Rp 5 miliar yang dikembalikan ke KPK. Duit ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP. Selain itu, hak politik mantan Ketua DPR itu dicabut selama 5 tahun.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed