Wapres Sarankan Gaikindo Gunakan Pertamax

Wapres Sarankan Gaikindo Gunakan Pertamax

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 20:59 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Auto Expo 2005 (GAE 2005). Jusuf Kalla menyarankan agar anggota gaikindo memakai bahan bakar pertamax."Anggota Gaikindo mulai besok pakai pertamax," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla disambut tawa para tamu undangan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (8/7/2005).Saran Wapres cukup beralasan. Karena pertamax merupakan salah satu BBM yang tidak disubsidi pemerintah. Terkait masih disubsidinya beberapa jenis BBM, misalnya jenis premium yang subsidinya tidak tepat sasaran, karena subsidi tersebut malah dirasakan oleh masyarakat yang mampu, Dalam pidatonya, JK mengatakan industri otomotif yang berkembang dengan pesat dan indikatornya jumlah penjualan mobil yang selalu meningkat merupakan bukti bahwa ekonomi Indonesia telah tumbuh."Tahun ini diperkirakan penjualan mobil diatas 500 ribu unit dan penjualan motor yang hampir mencapai 5 juta unit. Ini membuktikan bahwa ekonomi kita telah tumbuh," tutur JK optimis.Dikatakan Jusuf kalla, konsumsi BBM nasional yang kurang lebih mencapai 60 juta kilo liter itu, lebih dari separuhnya adalah untuk konsumsi transportasi. Harga minyak yang mencapai U$ 60 per barel membuat pemerintah untuk mensubsidi bahan bakar tersebut mencapai Rp 135 triliun. Menurut Jusuf Kalla, 27 persen dari APBN nasional yang sebesar Rp 600 triliun digunakan untuk subsidi. Tentu pemerintah harus mengatasinya. JK menegaskan, hal yang paling mungkin untuk mengatasinya adalah dengan menyesuaikan harga BBMTerbesarPameran otomotif terbesar, yang memamerkan mobil mulai kelas menengah hingga kelas atas ini, akan diselenggarakan mulai tanggal 8-17 juli 2005 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran yang telah berlangsung rutin sejak tahun 1986 ini merupakan event 2 tahunan yang selalu menyedot masa yang besar. Diperkirakan, perhelatan kali ini akan menyedot masa kurang lebih 200 ribu orang. Pameran yang menampilkan mobil-mobil terbaru dari produsen mobil ini diikuti oleh sebanyak 150 perusahaan otomotif dengan rincian, sebanyak 25 peserta pameran merupakan ATPM (agen tunggal pemegang merk) dan 125 peserta pameran non ATPM. (ism/)


Berita Terkait