5 Pengoplos Minyak Tanah Dibekuk

5 Pengoplos Minyak Tanah Dibekuk

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2005 17:12 WIB
Pekanbaru - Di zaman langka BBM seperti sekarang ini, Poltabes Pekanbaru sukses meringkus 5 tersangka pengoplos minyak tanah. Polisi mengamankan 22 drum berisikan minyak tanah sebagai barang bukti. Kini para tersangka dijebloskan ke ruang tahanan.Kelima pengoplos minyak tanah ini semuanya warga Lampung yang sudah beroperasi sejak Agustus tahun lalu. Mereka adalah Umas, Suherman, Herman, Haidir dan Syofyan Hadi. Mereka menyewa rumah petak di Jalan Kamboja No 47 Panam, Pekanbaru.Kelima pengoplos minyak ini dalam operasinya menggunakan 3 truk pick up dan dua truk Colt diesel. Mereka sudah lama menjadi target operasi polisi. Soalnya, minyak tanah di Pekanbaru sering langka. Padahal kuotanya sudah mencukupi untuk kebutuhan konsumen.Modus para tersangka ini, mereka bekerja sama dengan pangkalan minyak tanah resmi di luar Pekanbaru. Di pangkalan minyak tanah resmi itu, mereka memborong seluruh jatah minyak tanah dengan harga normal antara Rp 1.000 sampai Rp 1.100 per liternya.Saat kendaraan mereka mengisi minyak tanah di pangkalan resmi di Sikijang Mati, Kabupaten Pelalawan, mereka tertangkap basah. Sedikitnya 22 drum -- tiap drum berisi 200 liter minyak tanah -- diamankan polisi termasuk 5 truk mereka."Kini mereka kita jebloskan ke sel," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru Kompol Suratno kepada detikcom, Jumat (8/7/2005) di ruang kerjanya Jl Ahmad Yani, Pekanbaru.Para tersangka mengaku, setelah membeli dari agen resmi, mereka kembali menjual minyak tanah ke konsumen di Pekanbaru dengan harga Rp 1.500/ liter. Dengan demikian pelaku bisa meraup keuntungan Rp 400/liter."Semestinya pangkalan minyak tanah dilarang menjual dalam partai besar. Pihak pangkalan hanya melayani langsung ke konsumen. Kita juga tengah menyelidi 2 pangkalan lainnya yang kita curigai sebagai komplotan dari 5 pelaku oplosan ini," papar Suratno. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads