DetikNews
Jumat 27 April 2018, 11:09 WIB

Peradi Minta KPK Beri Izin untuk Periksa Fredrich

Rivki - detikNews
Peradi Minta KPK Beri Izin untuk Periksa Fredrich Fredrich Yunadi (Ari Saputra/detikcom)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Peradi Otto Hasibuan kembali angkat bicara soal advokat Fredrich Yunadi. Otto mengatakan pelanggaran kode etik Fredrich harus segera diperiksa oleh Peradi.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (27/4/2018), Otto mengatakan hal yang dilanggar oleh Fredrich bukan hanya undang-undang, tapi juga berkaitan dengan kode etik. Ia menganggap seharusnya KPK mengizinkan Komisi Pengawas Peradi memeriksa Fredrich terkait pelanggaran kode etik advokat.

"Perkara pidana bisa tetap berjalan sesuai aturan hukum, namun pemeriksaan pelanggaran kode etik oleh Peradi juga bisa dijalankan secara beriringan. Sehingga keputusan Dewan Kehormatan Peradi bisa menjadi pertimbangan hakim dalam memberi putusan," kata Otto.



Otto menjelaskan tuduhan membuat surat palsu dan menghalang-halangi penyidikan yang dilakukan oleh Fredrich ini bisa diperiksa terlebih dahulu oleh Peradi.

"Kalau Komisi Pengawas bawa cukup alasan pada kesalahan itu, nanti juga akan dibawa ke Dewan Kehormatan dan bisa diadili," kata Otto.



Dia menambahkan, jika tidak ada pemeriksaan atau pengadilan kode etik, status Fredrich sebagai advokat di Peradi bisa menjadi tidak jelas. Karena itu, Otto berharap KPK memberi izin kepada Peradi untuk melakukan pemeriksaan kode etik atas Fredrich.

"Terkait status Fredrich di Peradi masih belum diketahui karena belum dilakukan pemeriksaan kode etik oleh Komisi Pengawasan Peradi," tutur Otto.



Tonton juga video tentang "saksi ungkit 'bakpao' Novanto di persidangan, Fredrich emosi":

(rvk/asp)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed