DetikNews
Rabu 25 April 2018, 23:47 WIB

Bakamla Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Vietnam di Natuna

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Bakamla Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Vietnam di Natuna Bakamla RI menangkap 2 kapal pencuri ikan berbendara Vietnam di perairan Natuna. (dok. Bakamla RI)
Natuna - Bakamla RI menangkap 2 kapal pencuri ikan berbendera Vietnam di perairan Natuna. Penangkapan dilakukan saat Kapal Hiu Macan 001 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI berpatroli di perairan Natuna.

Penangkapan bermula saat Kapal Hiu Macan 001 yang dinakhodai Capt Samson berpatroli di wilayah perairan Natuna, Rabu (25/4/2018). Tim kemudian melihat gelagat mencurigakan dari dua kapal berbendera Vietnam tersebut. Dari kejauhan, 2 kapal tersebut berlayar berdampingan.

"Gelagat mencurigakan mulai terlihat saat KP Hiu Macan 001 mendekat dan memberikan aba-aba untuk melambatkan laju. Alih-alih merapat, kedua KIA (kapal ikan asing) itu malah menghindar dan melaju lebih cepat," ujar Kasubag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (25/4/).


Bakamla Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendara Vietnam di NatunaBakamla RI menangkap 2 kapal pencuri ikan berbendara Vietnam di perairan Natuna. (Foto: dok. Bakamla RI)
Drama pengejaran pun terjadi antara Kapal Hiu Macan 001 dan kedua kapal ikan asing tersebut. Perairan Natuna terkenal akan hasil ikan yang berlimpah.

"Pengejaran yang dilakukan berbuah manis karena berhasil mengamankan kapal beserta awak dengan jumlah total 21 orang. Dalam melaksanakan operasinya, kedua KIA ini terhubung dengan alat tangkap pair trawl," kata Mardiono.

Bakamla Tangkap 2 Kapal Pencuri Ikan Berbendara Vietnam di NatunaBakamla RI menangkap 2 kapal pencuri ikan berbendara Vietnam di perairan Natuna. (Foto: dok. Bakamla RI)
Kapal ikan Vietnam yang diketahui bernomor lambung BV xxxx2 TS tersebut mengangkut 17 anak buah kapal (ABK) dan BV xxx7 TS mengangkut 4 ABK. Setelah melalui pemeriksaan singkat, baik kapal maupun ABK tidak memiliki dokumen yang sah.

"Sampai berita ini diturunkan, dua kapal berbendera Vietnam tersebut masih dalam proses ditarik menuju Stasiun PSDKP Pontianak guna menjalani proses hukum lebih lanjut," imbuhnya.
(nvl/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed