DetikNews
Rabu 25 April 2018, 21:20 WIB

Dituding Anti-Islam, Jokowi: Kadang Politik Jahat

Danu Damarjati - detikNews
Dituding Anti-Islam, Jokowi: Kadang Politik Jahat Foto: Ray Jordan/detikcom
Jakarta -

Presiden Jokowi menjawab sejumlah isu miring yang diembuskan soal anti-Islam, bahkan PKI. Jokowi menyebut politik nasional kadang-kadang jahat. Seperti apa ceritanya?

"Wong kita ini tiap hari, tiap minggu, dengan ulama, tiap hari, tiap minggu, ke pondok pesantren dan nggak ada isu-isu seperti itu waktu saya ke pesantren ketemu dengan ulama. Ya isu yang selalu diembuskan ya seperti itu," kata Jokowi menjawab pertanyaan Najwa Shihab di acara Mata Najwa, yang tayang di Trans7, Rabu (25/4/2018).


Jokowi menuturkan, dalam kontestasi politik, seharusnya yang diadu adalah gagasan, ide, program, dan prestasi. Dengan begitu, menurut Jokowi, rakyat dihadapkan dengan hal positif.

"Jangan mengembangkan hal-hal yang kebangkitan PKI, isu antek asing, antek aseng, isu-isu anti-Islam. Itu saya katakan politik kadang-kadang jahatnya politik seperti itu," kata Jokowi.


"Sekali lagi saya ingin mengatakan kita ini dalam kontestasi pemilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden, adu ide, adu gagasan, sehingga memberikan pencerahan kepada rakyat kita dalam berpolitik," katanya.




(van/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed