TransJakarta Bakal Tambah Angkot OK Otrip 100 Unit

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 24 Apr 2018 15:49 WIB
Ilustrasi angkot OK Otrip (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - PT TransportasiJakarta (TransJ) bakal menambah armada untuk program OK Otrip. Dirut TransJ Budi Kaliwono menyebut 100 armada akan dioperasikan untuk mensukseskan program integrasi transportasi besutan Pemprov DKI.

"Dalam waktu satu-dua minggu ini kita akan berjalan sekitar hampir 100 armada lagi. Jadi, kami akan mulai untuk (operator) yang mau dulu, supaya ini ada diperluas jangkauan kita," kata Budi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).


Budi menuturkan program OK Otrip merupakan batu loncatan agar di Jakarta memiliki sebuah sistem integrasi pembayaran elektronik dengan satu kartu atau electronic fair collection (EFC). Sistem tersebut sedang digodok oleh Kementerian Perhubungan dan Bank Indonesia (BI).

"BI nggak ada masalah. Kita masih proses yang lebih tinggi, kita mau bikin electronic fair collection (EFC). Jadi OK Otrip ini merupakan langkah awal bagi Pemprov DKI memiliki EFC, yang bisa mengintegrasikan antarmoda," ujar Budi.

Humas TransJ Wibowo saat dimintai konfirmasi terpisah menuturkan 100 armada yang akan dioperasikan yakni angkutan kota (angkot). Namun, untuk operator belum ada penambahan.


"Seratus itu angkot untuk OK Otrip. Sekarang kan 71 unit (yang beroperasi). Untuk operator belum (nambah), masih dua, KWK sama Budi Luhur," terang Wibowo.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sendiri menargetkan 2.000 angkot ikut program OK Otrip pada akhir 2018. Sandiaga menyebut angkot yang ikut OK Otrip saat ini belum maksimal.

"Kalau kami lihat dari konversinya (OK Otrip) ini masih hitungan puluhan atau mungkin ratusan kendaraan. Harusnya ditambah lagi jumlahnya. Harusnya kami targetnya masuk ke 2.000-an di akhir tahun ini," kata Sandiaga di kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/4). (zak/dhn)