Hakim Tolak Buka Blokir Rekening Setya Novanto

Faiq Hidayat, Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 24 Apr 2018 14:21 WIB
Setya Novanto menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (24/4/2018) Foto: Dok. REUTERS/Beawiharta
Jakarta - Majelis hakim menolak permohonan Setya Novanto agar membuka blokir rekening bank miliknya. Permohonan Novanto disebut hakim tidak bisa dipertimbangkan.

"Permohonan tim penasihat hukum terdakwa yang meminta untuk membuka rekening atas nama terdakwa dan keluarganya berikut dengan hak pemilikan atas tanah terdakwa dan blokir atas kendaraan tentunya tidak dapat majelis hakim pertimbangkan," kata hakim anggota Anwar membacakan putusan Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).




Alasannya, permohonan tersebut tidak disertai rincian data mengenai rekening bank yang diblokir. "Karena tidak ada secara jelas menyebutkan rekening nomor berapa, terdapat di bank mana atas nama siapa dan apa hubungannya," sambung hakim.

Novanto dihukum 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Novanto juga dihukum membayar uang pengganti 7,3 juta USD yang dikurangi uang Rp 5 miliar yang sudah dikembalikan Novanto ke KPK.



Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan yakni pencabutan hak politik. Novanto tidak punya hak untuk dipilih atau memilih selama 5 tahun setelah menjalani hukuman pidana.

Novanto menurut majelis hakim terbukti menyalahgunakan jabatan dan kedudukannya sebagai anggota DPR serta ketua Fraksi Golkar. Novanto melakukan pembicaraan dan pembahasan terkait penganggaran e-KTP.



Dari jasa mengurus pembahasan anggaran, Novanto menerima duit total USD 7,3 juta dan menerima jam tangan Richard Mille seharga USD 135 ribu.

Video 20Detik: Merem Melek Novanto di Sidang Vonis Perkara Korupsi e-KTP

[Gambas:Video 20detik]



(fdn/fdn)