DetikNews
Minggu 22 April 2018, 05:45 WIB

Warga Baduy Ingatkan Pemerintah Jaga Alam Agar Tak Ada Bencana

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Warga Baduy Ingatkan Pemerintah Jaga Alam Agar Tak Ada Bencana Puncak Upacara Seba Baduy 2018 (Foto: Bahtiar Rifai/detikcom)
Serang - Di puncak Upacara Seba Baduy tahun 2018, warga adat desa Kanekes (Baduy) mengingatkan pemerintah agar tak merusak alam. Apabila kegiatan merusak alam dilakukan, maka bukan tak mungkin bencana seperti gempa dan tsunami akan terjadi.

Jaro Saija sebagai perwakilan masyarakat adat menyampaikan soal adanya tanah ulayat (kewenangan) seluas 5.380 hektar yang mesti dijaga. Tapi, penjagaan tersebut juga harus diperhatikan oleh Bapak Gede (gubernur) selaku pimpinan pemerintahan di daerah.

"Kami itu ada kekhawatiran pengancaman tsunami di selatan dan kedua di Anyer, itu mudah-mudahan tidak terjadi," kata Jaro Saija di hadapan Bapak Gede, di Kota Serang, Banten, Sabtu (21/4/2018).


Menurut Saija, orang Baduy sebagai orang pakidulen (selatan) adalah warga yang selama ini taat adat menjaga alam baik lahir maupun batin. Warga, hanya meminta bantuan pemerintah secara lahir berupa dukungan agar alam tidak dirusak.

"Kalau tidak dibantu pemerintah, itu masyarakat (Baduy) nggak bakalan mampu. Itu kalau ada titik kerusakan alam, ada tsunami ancaman itu karena kerusakan alam," ujarnya.

Mendapat pesan itu, Gubernur Banten Wahidin Halim berjanji akan mendukung adat Baduy sebagai penjaga alam. Ia juga berjanji tidak akan memberikan izin pembangunan dekat lahan adat Desa Kanekes apalagi yang berimbas buruk pada lingkungan.


Akan tapi Wahidin meminta agar warga Baduy memperhatikan para pendatang yang masuk ke kawasan sana. Para tamu yang ke Kanekes diminta agar diawasi agar tidak mengganggu kebiasaan adat yang sudah dijalankan turun-temurun. Termasuk mengawasi pencemaran terhadap sungai, lingkungan oleh wisatawan.

"Kami tidak akan menganggu hak-hak bapak, kami tidak akan merubah kawasan di mana bapak tingal, kami akan terus membantu apa yang bisa kami bantu. Bapak kami hormati sebagai warga yang sanggup hidup harmonis dengan alam sekitarnya," ujar Wahidin.
(bri/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed