DetikNews
Kamis 19 April 2018, 23:58 WIB

Panglima TNI-Kapolri Nilai Dakwah Ulama Penetral di Tahun Politik

Audrey Santoso - detikNews
Panglima TNI-Kapolri Nilai Dakwah Ulama Penetral di Tahun Politik Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Foto: dok. Mabes Polri)
Banda Aceh - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ulama memiliki peran penting pada tahun politik. Hadi menyebut soliditas dan sinergi TNI-Polri dengan ulama harus terus diperkuat.

"Soliditas dan sinergi antara TNI, Polri, dan ulama harus terus diperkuat. Ulama contoh terbaik sebagai motor penggerak menjaga keutuhan bangsa," kata Hadi Tjahjanto dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (19/4/2018).


Hadi menghadiri acara silaturahmi bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan para ulama di gedung serbaguna Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, hari ini.

Senada dengan Hadi, Tito mengatakan peran ulama penting untuk menanggulangi masalah hoax dan kebencian di tahun pesta demokrasi. Tito mengatakan dakwah yang sejuk dapat menetralkan suasana politik yang panas.

"Peran ulama sangat sentral untuk menetralkan masalah hoax dan berbagai ujaran kebencian di tahun pesta demokrasi. Lewat dakwah yang sejuk, tahun politik yang biasanya panas bisa jadi adem," ujar Tito.


Salah satu ulama yang juga pemimpin Pondok Pesantren Ummul Aiman sekaligus Rais Suriyah PWNU Aceh, Tengku Haji Nuruz Zahri Yahya, mengaku sangat senang dengan silaturahmi ini.

"Pertemuan ini pertama kali dalam sejarah. TNI, Polri, dan ulama dapat berkumpul jadi satu. Saya mewakili para ulama di Aceh mengucapkan terima kasih banyak. Suasana ini sangat bersahabat. Semoga terus berlanjut," ujar Tengku Haji Nuruz Zahri Yahya.
(aud/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed