DetikNews
Kamis 19 April 2018, 21:43 WIB

Anies Didesak Rombak Wali Kota

Idham Kholid - detikNews
Anies Didesak Rombak Wali Kota Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didesak mengganti empat wali kota di Jakarta. Keempat wali kota itu adalah Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan.

Desakan ini awalnya muncul dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. Menurut Taufik, hanya Wali Kota Jakarta Utara yang kinerjanya bagus.

"Utara doang yang bener. Yang lain harus diganti. Semua harus diganti. Selatan harus diganti, Barat ya kan Barat coba kamu sendiri yang nilai, deh. Saya kira akan diganti itu semua, saran saya sih, saya dorong ganti," kata Taufik di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018).


Gerindra mendukung usul Taufik, yang berasal dari dapil Jakut pada Pileg 2014. Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI, Syarif, mengatakan pihaknya mencatat penyerapan APBD di wilayah itu rendah.

"Memang penyerapannya tidak mencapai target, SPS (serapan perkiraan sendiri). Di bawah SPS atau target yang ditentukan. Agak mending itu (Jakarta) Timur ya, (Jakarta Utara) juga. Memang yang menjadi catatan kritis kami itu Jakarta Selatan. Karena itu, pendapat Pak Taufik ada benarnya, kita lakukan evaluasi," kata Syarif kepada detikcom.


Usul Taufik itu juga mendapat dukungan dari NasDem. Ketua Fraksi NasDem DKI Bestari Barus mengatakan banyak di antara wali kota yang sudah harus dirotasi. Bestari beralasan beberapa nama memimpin wilayahnya dalam waktu yang cukup lama.

"Ya sudah kelamaan juga, semuanya sudah kelamaan itu. Harus disegarkan kembali kalau Gubernur ingin wilayah-wilayahnya sukses," kata Bestari kepada detikcom.


Senada dengan NasDem, PDIP mendukung usul tersebut. PDIP mendukung jika pergantian wali kota dilakukan untuk mempercepat pembangunan.

"Kalau ditanya Fraksi PDI Perjuangan mendukung atau tidak, sangat setuju kalau dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan percepatan pembangunan," ujar Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono.


PPP juga mendukung usul Taufik. PPP belum melihat ada gebrakan yang berarti dari masing-masing wali kota.

"Rata-rata, kalau dibilang bagus, nggak ya. Masih banyak kekurangan kalau saya lihat," kata Wakil Ketua Fraksi PPP Riano P Ahmad saat dihubungi detikcom.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan menampung usul tersebut. Sandiaga menegaskan pergantian wali kota berdasarkan kinerja.

"Ya usul dari semua kita terima. Tapi intinya semua berbasis kinerja. Semua berbasis profesionalisme. Semua berbasis meritokrasi. Jadi usul Pak Taufik kita terima," ujar Sandiaga di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.


Sandiaga mengungkapkan, saat ini ia dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang tengah mengevaluasi kinerja kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan wali kota. Namun ia memastikan evaluasi didasari kinerja.

"Baru dimulai (evaluasi). Pak Anies kan lagi di luar negeri. Kita sudah dapat awal-awal dari asesmen yang kemarin kita lakukan di Cipayung, di Puncak. Ini nanti akan menjadi bahan untuk kita dapat juga mapping dari talenta kita ingin miliki di Pemprov," katanya.
(idh/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed