DetikNews
Kamis 19 April 2018, 16:07 WIB

Sri Bintang Beberkan soal Ceramah 'Islam Pura-pura'

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Sri Bintang Beberkan soal Ceramah Islam Pura-pura Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Sri Bintang Pamungkas telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas ceramahnya soal 'Islam pura-pura'. Sri Bintang mengatakan ceramahnya itu tidak bermaksud mendiskreditkan masyarakat muslim Tionghoa.

"Jadi ceramah-ceramah saya tidak terbatas pada yang dilaporkan. Itu selalu merujuk (kepada), salah satu topiknya adalah niat jahat atau jiwa penjajahan dari orang-orang China sejak abad ke-56," kata Sri Bintang setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Sri Bintang menegaskan ceramah itu disampaikan dalam konteks menjelaskan masa penjajahan China.


"Jadi yang saya maksud China di situ mereka yang punya niat jahat menguasai Indonesia dan ingin menjajah. Saya sama sekali dalam ceramah-ceramah saya artinya tidak terbatas pada ceramah yang dituduhkan, sebab saat saya dituduhkan ceramah saya itu, saya lupa sudah dua tahun lalu," lanjutnya.

Dia menegaskan ceramahnya itu tidak menyinggung kelompok tertentu. "Sama sekali dalam ceramah saya, saya tidak pernah menyinggung soal Islam, China Islam, nggak pernah, apalagi PITI," imbuhnya.

Sri Bintang mengaku tidak mengenal Ipong Wijaya Kusuma selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (DPP PITI) yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Dia juga tidak peduli terhadap video YouTube yang menjadi barang bukti pelaporan Ipong.


"Khusus mengenai PITI ini yang saya tahu ketumnya adalah Anton Medan. Jadi saya nggak kenal namanya Saudara Ipong. Jadi saya juga tidak pernah mengunggah video, punya peralatan juga nggak, merekam nggak, menyebarkan nggak. Jadi ketika kemudian saya ditawari (oleh penyidik), 'Apakah Bapak mau melihat videonya?' Aku bilang, 'Nggak,'" tuturnya.

"Saya nggak butuh. Video itu bukan barang bukti. Kedua, saya menjadi objektif dalam menjawab karena ini bukan satu-satunya ceramah yang dituduhkan kepada saya," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan pemeriksaan terhadap Sri Bintang merupakan tindak lanjut atas laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya.

"Kan ada pelapor yang melaporkan beliau berkaitan dengan ucapannya beliau yang menyatakan 'Islam pura-pura' itu kalau nggak salah," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/4).
(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed