ADVERTISEMENT

Dokter Bimanesh: Novanto Sadar dan Bisa Bicara Saat Dirawat

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 19 Apr 2018 13:47 WIB
Dokter Bimanesh Sutarjo (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dokter Bimanesh Sutarjo menyebut mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam kondisi sadar saat masuk RS Medika Permata Hijau. Novanto juga bisa menjawab pertanyaan dokter saat diperiksa.

Awalnya, Novanto diantar masuk ke RS menggunakan branka langsung menuju lantai 3 kamar rawat inap VIP. Novanto, yang ditutupi selimut, disebut masuk dengan terburu-buru hingga menabrak pintu kamar pasien.

"Saya bangunkan pasien, Pak Novanto apa keluhannya? Bisa jawab 'pusing dok', saya periksa dulu ya 'silakan dok'," ucap Bimanesh ketika bersaksi dalam sidang lanjutan perkara perintangan penyidikan Novanto dengan terdakwa Fredrich di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

[Gambas:Video 20detik]




Bimanesh pun membeberkan luka yang dialami Novanto di bagian kepala, tangan, dan leher setelah mengalami kecelakaan. Salah satu luka bagian kepala membengkak dengan ukuran diameter 1,5 cm.

"Di leher panjang 7 cm, ada di lengan lebar 2 cm, panjang 3 cm," ucap dia.

Setelah itu, dia memerintahkan perawat untuk alat tensi atau pengukur tekanan darah untuk memeriksa Novanto. Ketika itu, tekanan darah Novanto mencapai 180.

"Tensi tinggi 180, saya bilang harus banyak istirahat. SN mengangguk saja. Nggak bisa terima tamu malam ini juga, saya buat tulisan umum, saya tempelkan di pintu," tutur dia.


Bimanesh Keberatan Fredrich Antar Rekam Medis Novanto ke Rumah

Bimanesh mengaku keberatan dengan kedatangan Fredrich di kediamannya di apartemen kawasan Jakarta. Saat itu, Fredrich membawakan dokumen medis Novanto.

"Dia (Fredrich) bilang mau anterin. Saya kasih alamatnya, nggak lama sudah ada bel dari depan, ternyata dia sudah sampai. Saya pikir kok cepat sekali, sebenarnya saya nggak mau urusan rumah sakit di rumah," ujar Bimanesh.

"Urusan pasien itu jarang saya bawa ke rumah. Saya juga bilang gitu ke terdakwa tapi dia maunya begitu," imbuh Bimanesh.

Saat menerima resume medis, Bimanesh melihat diagnosa yang dialami Novanto. Salah satunya, Novanto mengalami masalah jantung dan radang usus.

"Yang pertama saya lihat diagnosis. Saya lihat ada beberapa antara lain diabetes, radang lambung, ada radang usus, jantung. Kurang lebih ada 5 diagnosis itu dari rumah sakit Premier Jatinegara," kata pensiunan polisi ini.

Dalam perkara ini, Fredrich didakwa merintangi penyidikan KPK atas Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Fredrich, bekas pengacara Novanto, didakwa bekerja sama dengan dokter Bimanesh Sutarjo melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK. (fai/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT