"Belum (ditemukan). Kita masih akan kita dalami dulu, baik Singapura maupun di Arab Saudi, apakah ada, karena masih dalam proses pemeriksaan," kata Direktur Reskrimsus Polda Sulsel Kombes Yudhiawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).
Dalam penyidikan ini, polisi melakukan asset tracing. Untuk melacaknya, keterangan dari tersangka maupun saksi juga digali.
"Belum tahu (indikasi aset di berapa negara), memang yang bersangkutan masih kita periksa secara intensif, termasuk kita cek dari bagian manajer operasional, untuk mengecek apakah ada aset ada di luar negeri," ujar Yudhiawan lagi.
Sementara itu, untuk aset di dalam negeri, polisi kini tengah berfokus pada puluhan rekening Abu Tours yang diblokir. Nantinya, polisi akan meminta nilai nominal keseluruhan untuk persiapan penyitaan.
"Kita masih terfokus ada 28 rekening yang kita blokir dan persiapan nanti disita. Kami akan mintakan isinya berapa. Hampir semua bank," tuturnya lagi. (nif/dhn)











































