DetikNews
Kamis 12 April 2018, 13:11 WIB

Cecar Anak Buah Fredrich, Jaksa KPK Singgung 'Bakpao' Lagi

Faiq Hidayat - detikNews
Cecar Anak Buah Fredrich, Jaksa KPK Singgung Bakpao Lagi Anak buah Fredrich Yunadi, Achmad Rudyansyah, dicecar jaksa KPK soal jidat 'bakpao' Setya Novanto. (Faiq Hidayat/detikcom)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Jakarta - Jaksa KPK kembali menyinggung ucapan Fredrich Yunadi yang menyebut dahi Setya Novanto mengalami benjol sebesar bakpao. Ucapan Fredrich itu disampaikan ketika Novanto dirawat di RS Medika Permata Hijau setelah disebut mengalami kecelakaan.

Tentang bakpao itu, salah seorang staf di kantor pengacara Yunadi & Associates, Achmad Rudyansyah, menyebut ucapan itu di media menjadi sebuah lelucon. Namun Achmad mengaku tidak melihat langsung benjol di kepala Novanto.

[Gambas:Video 20detik]


"Secara langsung, saya tidak tahu (tentang ucapan Fredrich soal bakpao), tapi lelucon," ujar Achmad ketika bersaksi dalam sidang lanjutan perkara perintangan penyidikan Setya Novanto dengan terdakwa Fredrich di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018).

"Kok lelucon? Anda bilang lelucon?" tanya jaksa lagi.

"Ya maksudnya, di media kan jadi lelucon," jawab Achmad.


Sebelumnya, Achmad mengaku diminta Fredrich mengecek kamar pasien di lantai 3 rumah sakit itu sebelum Novanto disebut mengalami tabrakan mobil dengan tiang pada 16 November 2017. Saat itu, Achmad sempat memotret fasilitas-fasilitas yang ada di kamar tersebut.

Dalam persidangan pada Kamis (22/3), Fredrich mengaku kesal karena sering disebut-sebut sebagai 'pengacara bakpao'. Fredrich awalnya memprotes soal besarnya luka di kepala Setya Novanto yang sering dikait-kaitkan dengan bakpao

Menurut Fredrich, ukuran bakpao tidak semuanya besar, ada pula yang mini. Fredrich menduga jaksa berusaha menggiring opini seolah-olah bakpao berukuran besar.

Dalam perkara ini, Fredrich didakwa merintangi penyidikan KPK atas Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Fredrich didakwa bekerja sama dengan dokter Bimanesh Sutarjo melakukan rekayasa agar Novanto dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK.
(fai/dhn)
FOKUS BERITA: Drama Novanto di RS
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed