DetikNews
Kamis 12 April 2018, 11:53 WIB

Stafsus Kabakamla Kembali Dipanggil KPK

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Stafsus Kabakamla Kembali Dipanggil KPK Fayakhun Andriadi, salah satu tersangka kasus suap di Bakamla yang telah ditahan KPK (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Staf khusus Kepala Badan Keamanan Laut (stafsus Kabakamla) Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi kembali dipanggil penyidik KPK. Ali Fahmi dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Fayakhun Andriadi.

"Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi akan diperiksa untuk melengkapi berkas tersangka FA (Fayakhun Andriadi)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (12/4/2018).


Selain Ali Fahmi, KPK juga memanggil anggota Komisi XI DPR Donny Imam Priambodo. Donny pada Senin (9/4) lalu juga sudah dipanggil, namun absen karena sedang dinas di luar kota.

Dalam surat dakwaan terdakwa-terdakwa sebelumnya seperti Nofel Hasan dan Eko Susilo Hadi, nama Ali Fahmi disebut sebagai stafsus Kabakamla atau narasumber Kabakamla. Dia disebut menawari PT Melati Technofo Indonesia (MTI) mengikuti tender pengadaan satellite monitoring di Bakamla senilai Rp 400 miliar.


Namun sebagai imbalan, Ali Fahmi meminta fee 6 persen dari nilai proyek. Sedangkan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (31/1), Fayakhun--yang saat itu masih berstatus saksi--mengaku mengenal Ali Fahmi sebagai kader PDI Perjuangan.

Dalam perkara ini, Fayakhun diduga menerima fee 1 persen dari total anggaran Bakamla senilai Rp 1,2 triliun atau senilai Rp 12 miliar. Selain itu, dia diduga menerima USD 300 ribu. KPK menduga pemberian suap terkait kewenangan Fayakhun sebagai anggota DPR dalam proses pembahasan dan pengesahan RKA-K/L dalam APBN-P tahun anggaran 2016 yang akan diberikan kepada Bakamla.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed