DetikNews
Rabu 11 April 2018, 18:35 WIB

Ade Armando Dipolisikan soal Postingan 'Azan Tidak Suci'

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Ade Armando Dipolisikan soal Postingan Azan Tidak Suci Seorang pengacara bernama Denny Andrian Kusdayat (kanan) melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya. (Kanavino/detikcom)
Jakarta - Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando dilaporkan atas dugaan penodaan agama ke Polda Metro Jaya oleh pengacara Denny Andrian Kusdayat. Ade dipolisikan gara-gara posting-annya di Facebook tentang 'Azan Tidak Suci'.

"Kalau di kalimatnya, 'azan tidak suci', di Facebook-nya dia, berarti dia sudah melakukan penodaan," kata Denny di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (10/4/2018).


Denny menyebut pernyataan Ade soal azan itu tak tepat. Sebab, azan itu terdiri dari lafaz Allah yang sangat suci.

"Di dalam azan itu ada lafaz Allah. Ada kalimat syahadat, ada kalimat tauhid, semua ada di sana. Apa pun itu berarti dia sudah melakukan dugaan penodaan agama," tutur dia.

Denny juga meminta kepolisian menindaklanjuti laporan ini karena Ade pernah dilaporkan juga ke Polda Metro Jaya. Jika kasus ini dihentikan, dia akan melakukan segala upaya hukum agar Ade tetap diproses.

"Mudah-mudahan ini berjalan, dan tidak ada lagi coba mengalihkan isu ini. Jadi saya tekankan sekali lagi, saya pelapor Sukmawati tidak akan mencabut laporan saya sebelumnya juga laporan ini," papar dia.


Tak hanya itu, Denny pun meminta rektorat UI mempertimbangkan kembali Ade sebagai pengajar di kampus tersebut. Pasalnya, sambung dia, Ade kerap mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dianggap penodaan agama.

"Kita minta khusus pihak rektorat UI apa yang dipertahankan dari Ade Armando. Ini kan memalukan almamater UI dong. Saya bukan UI. Tapi saya minta rektorat UI atau dekan fakultas, khususnya UI, mempertimbangkan Ade Armando apakah masih bisa dipertahankan atau tidak. Karena dia berkali-kali," imbuhnya.

Adapun posting-an Ade yang dilaporkan Denny berbunyi sebagai berikut:

'Azan tidak suci. Azan itu cuma panggilan untuk sholat. Sering tidak merdu. Jadi, biasa-biasa sajalah...'

Laporan Denny tertuang dengan nomor polisi TBL/1995/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah penyebaran kebencian yang bermuatan SARA dan/atau penodaan suatu agama Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 156 a KUHP.
(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed