DetikNews
Rabu 11 April 2018, 13:45 WIB

Ketua Komisi II Yakin Jokowi Tolak Penghapusan Pilkada Langsung

Danu Damarjati - detikNews
Ketua Komisi II Yakin Jokowi Tolak Penghapusan Pilkada Langsung Foto: Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali tak setuju pilkada langsung dihapus. (Ari Saputra/detikcom).
Jakarta - Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali tak setuju Pilkada langsung dihapus dan diganti pemilihan kepala daerah via DPRD. Dia meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga akan menolak wacana penghapusan Pilkada langsung.

"Saya yakin Pak Jokowi pun akan bersikap yang sama. Karena beliau ini hasil Pilkada langsung lho," kata Amali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2018).


Amali yang juga politikus Partai Golkar ini menyatakan Pilkada langsung tak bisa dihakimi gara-gara ada kepala daerah yang kena kasus korupsi. Sebab menurutnya, banyak kepala daerah yang baik sebagai produk Pilkada langsung.

Beberapa nama disebutkan. Amali menyebut seperti Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Saya bilang, ada Pak Jokowi, Emil, Tri Rismaharini, Azwar Anas, dan masih banyak lagi hasil Pilkada langsung menghasilkan pemimpin baik," sebutnya.


Ditangkapnya sejumlah kepala daerah karena kasus korupsi dinilai Amali tak bisa menjadi pembenaran penghapusan Pilkada. Yang perlu dilakukan untuk menekan angka penyimpangan di tingkat Pilkada dan korupsi kepala daerah menurutnya bukanlah dengan cara penghapusan Pilkada langsung, melainkan memperbaiki sistem Pilkada langsung.

"Jangan karena orang ada yang ketangkap, tetus dikambing-hitamkan," cetus Amali.
(dnu/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed