"Ini ulang tahun yang buruk ya, karena mestinya perkara begini nggak boleh lama," ujar Novel dalam acara Blak-blakan kepada detikcom, Senin (9/4/2018).
"Karena semakin lama semakin sulit untuk diungkap," imbuh Novel.
Padahal, menurut Novel, seluruh informasi yang diketahuinya telah disampaikan ke Polri. Namun Novel menyebut tidak ada respons yang memuaskan dari Polri.
"Dan sejak awal saya masih dirawat di rumah sakit, saya berkomunikasi intens dengan penyidik Polri, karena saya menaruh harapan tinggi," ujar Novel.
"Beberapa waktu kemudian saya prihatin karena banyak hal yang saya sampaikan justru malah tidak direspons dengan baik," sambung Novel.
Sebanyak 9 lembar keterangannya, disebut Novel, telah berada di tangan polisi, tapi tidak ada perkembangan. Tak hanya itu, menurut Novel, rekaman CCTV di lokasi kejadian juga tak dicek polisi.
Peristiwa teror itu dialami Novel pada 11 April 2017 selepas menunaikan salat subuh. Terduga pelaku hingga saat ini tak jua tertangkap meski polisi telah menyebarkan sketsa wajah mereka. (dhn/fjp)











































