Pengamat: Ada Pesan di Balik Sikap Henry Yosodiningrat ke Anak

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Rabu, 11 Apr 2018 07:50 WIB
Henry Yosodiningrat (Foto: Ari Saputra/detikcom).
Jakarta - Anggota DPR Henry Yosodiningrat meminta polisi melakukan pemeriksaan terkait narkoba ke anaknya. Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai ada pesan yang ingin disampaikan dari sikap Henry Yosodiningrat ke anaknya itu.

"Menurut hemat saya iya (ada pesan, red.), karena sekelas beliau pasti tidak sesederhana itu kemudian memilih tindakan yang seperti beliau lakukan. Saya percaya dia ada pendidikan publik di sana agar semua orang kembali peduli soal narkoba dan menggunakan segala cara untuk bisa mengembalikan anak-anak bangsa ke jalan yang baik, terlepas dari narkoba," ujar Devie kepada detikcom, Selasa (11/4/2018) malam.

Baca juga: Anggota DPR Henry Yosodiningrat Buka Suara soal Isu Narkoba Anaknya

Menurutnya, apa yang dilakukan Henry menunjukkan kasih sayangnya sebagai orang tua. Dia juga dianggap memberi contoh bagi orang-orang yang selama ini enggan mencari pertolongan kepada aparat formal terkait narkoba. Termasuk juga, pesan bahwa kepolisian memang hadir dekat dengan masyarakat untuk membantu menyelesaikan tantangan individu maupun sosial.

"Jadi itu yang perlu dipahami masyarakat. Bahwa ketika kita sudah kebingungan untuk misalnya mengatasi persoalan ini, monggo, gunakan sarana media yang sudah disiapkan negara untuk membantu keluarga kita agar bisa terbebas dari jerat narkoba, kan seperti itu," kata Devie.

[Gambas:Video 20detik]


Baca juga: Polisi: Hasil Tes Urine Anak Henry Yosodiningrat Positif Narkoba

Sebelumnya, pegiat antinarkoba Henry Yosodiningrat meminta bantuan Dirnarkoba Kombes Suwondo untuk mencari anaknya. Upaya itu dilakukan Henry setelah mendengar rumor soal anaknya terkait narkoba. Ia kemudian diam-diam menghubungi polisi untuk meminta dilakukan tes urine terhadap anaknya.

Baca juga: Henry Yosodiningrat akan Rehab Anaknya yang Positif Narkoba

Dari pemeriksaan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membebrkan hasilnya positif mengandung narkoba. Henry menyerahkan proses ini kepada polisi sepenuhnya. Dia siap menerima konsekuensi terburuk jika anaknya terbukti mengonsumsi narkotika.

"Kalau memang positif ya nanti direhab," kata Henry saat dihubungi detikcom sebelumnya. (nif/jor)