Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin turut berkomentar soal isu santer Prabowo Subianto tak nyapres pada 2019. Amir khawatir, kalau Prabowo tak nyapres, wacana poros ketiga bisa tinggal mimpi.
"Saya lebih prihatin kalau Prabowo tidak maju kemudian poros ketiga tertutup. Karena itu betul-betul hasil buah akal-akalan yang diciptakan presidential threshold, kemudian menyandera hak demokrasi rakyat," kata Amir kepada wartawan, Selasa (10/4/2018).
Amir menuturkan wacana poros ketiga tengah dijajaki serius. Salah satu tujuannya adalah membuat demokrasi semakin berwarna.
"Poros ketiga itu serius, karena kita sudah lihat hak demokrasi rakyat terbelenggu sehingga rakyat tidak punya pilihan lain," katanya.
Baca juga: Prabowo Batal Nyapres? |
Namun Amir tak mau berspekulasi lebih jauh soal pencapresan Prabowo. Menurutnya, maju-tidaknya Prabowo pada akhirnya tergantung pertimbangan Ketum Gerindra itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































