Secara eksklusif kepada detikcom, Novel Baswedan buka-bukaan mengenai banyak hal. Dari kondisi mata kirinya, penanganan kasus yang begitu-begitu saja, sampai optimismenya soal kasus ini yang mulai pudar.
"Saya juga secara pribadi awalnya memberikan apresiasi kepada Pak Jokowi...," kata Novel dalam salah satu penggalan wawancara khusus yang dilakukan pada Senin (9/4) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ulang tahun yang buruk ya, karena mestinya perkara begini nggak boleh lama. Saya beberapa kali menyampaikan bahwa semakin lama, itu semakin sulit diungkap," ujar Novel.
Novel juga tak hanya berbicara mengenai teror keji yang menimpanya. Dia mempersoalkan kasus-kasus teror kepada penyidik KPK lain yang pengusutannya mandek.
"Sekarang pertanyaannya, apakah ancaman terhadap orang-orang KPK selama ini ada yang ditangkap? Saya jawab, 'tidak ada'," ujar Novel.
Saat ini Novel hanya bisa menyandarkan harapan kepada Jokowi. Saat awal kejadian, Jokowi memang meminta agar kasus teror air keras itu diusut tuntas.
"Jadi sekarang kurang lebih saya sekarang menunggu janji Pak Presiden, benar atau tidak," ujar Novel.
Simak tayangan ulang Blak blakan Novel Baswedan, di sini:
(fjp/tor)










































