DetikNews
Minggu 08 April 2018, 09:58 WIB

Penyitaan Kantor Abu Tours, dari Makassar hingga Jakarta

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Penyitaan Kantor Abu Tours, dari Makassar hingga Jakarta Kondisi kantor Abu Tours usai disegel polisi (Foto: Ibnu Munsir/detikcom)
FOKUS BERITA: Abu Tours Cuci Rp 1,2 T
Jakarta - Satu persatu aset milik CEO Abu Tour, Hamzah Mamba, terus diungkap jajaran Polda Sulawesi Selatan. Polisi bergerak menyita kantor Abu Tours di Makassar hingga Jakarta.

Penyitaan itu sudah dilakukan sejak Sabtu (30/3) lalu. Saat itu Polda Sulsel menyita sejumlah aset bos Abu Tours di antaranya gedung perkantoran, rumah, apartemen, ruko dan kendaraan bermotor di Makassar.

Sebanyak 9 unit bangunan di 4 lokasi berbeda di Makassar disita. Sisanya, ada 5 mobil dan satu sepeda motor yang diamankan polisi.



Nilai aset Abu Tours yang disita di Makassar ditaksir mencapai Rp 100 miliar lebih. Namun polisi tak berhenti disitu. Pencarian terus dilakukan karena ada dugaan aset Abu Tours sampai ke luar negeri.

"Kita belum tahu, apakah ada di Singapura, kita perlu penyelidikan," Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani.

Polisi pun terus menelusuri jejak aset bos Abu Tours itu. Jika benar terbukti, maka Polda Sulsel akan menyurati kepolisian Singapura.



Sepekan setelah penyitaan kantor di Makassar, Ditreskrimsus Polda bergerak ke Ibu Kota. Awalnya mereka menggeledah rumah milik Hamzah yang berada di Depok. Setelah itu Gedung AbuCorp, kantor Abu Tours di Jakarta juga disambangi dan kemudian disita.

"Kemudian adapun yang kami lakukan setelah penggeledahan ini, gedung ini kami lakukan penyitaan," kata Kanit 1 Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sulawasi Selatan, Kompol Ahmad Mariadi di Gedung AbuCorp, Jalan Duren Tiga Selatan Residence, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (7/4/2018).

Penyidik mulai menggeledah kantor itu sekitar pukul 09.20 WIB dan selesai pukul 12.18 WIB. Selanjutnya penyidik memasang plang yang menandakan bahwa kantor itu sudah disita.

Dari kantor AbuCorp ini, penyidik mengamankan beberapa dokumen, kamera, dan seperangkat komputer. Kemudian penyidik langsung meninggalkan lokasi setelah mengamankan barang-barang dan menyita kantor tersebut.



Polisi memastikan penyitaan berburuan aset Abu Tour belum berhenti sampai di situ. Berdasarkan hasil pengembangan, Bos Abu Tour diketahui juga memiliki sejumlah rumah di wilayah Depok.

"Setelah ini ternyata mengembang, kami akan kembangkan dan masih ada dua rumah dan satu tanah kosong dan masih ada alat yang tidak bergerak dan bergerak," ujar Ahmad.

Sembari menelusuri hingga menyita aset-aset lain tersangka Hamzah yang diduga dibeli menggunakan dana puluhan ribu jamaah yang mencapai Rp 1,4 triliun, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh agen-agen dan mitra-mitra Abu Tours yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.
(abw/ams)
FOKUS BERITA: Abu Tours Cuci Rp 1,2 T
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed