Kereta Wisata yang Bawa Jokowi Disewa, Begini Fasilitasnya

Kereta Wisata yang Bawa Jokowi Disewa, Begini Fasilitasnya

Ray Jordan - detikNews
Sabtu, 07 Apr 2018 15:23 WIB
Kereta Wisata yang Bawa Jokowi Disewa, Begini Fasilitasnya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan gerbong kereta wisata untuk menuju Sukabumi, Jawa Barat. (Ray Jordan/detikcom)
Sukabumi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan gerbong kereta wisata untuk menuju Sukabumi, Jawa Barat. Gerbong yang ditumpangi Jokowi berstatus sewa oleh Istana Kepresidenan.

Ada dua gerbong yang ditumpangi Jokowi, yakni Gerbong Bali dan Gerbong Jawa, yang dikelola oleh PT Kereta Api Pariwisata (KA Pariwisata), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Gerbong kereta wisata ini memiliki fasilitas bak hotel berbintang.

Pantauan detikcom, Sabtu (7/4/2018), Gerbong Bali menyediakan bangku sofa yang memanjang lengkap dengan bantal kecil. Di ruangan gerbong itu juga dilengkapi fasilitas televisi dan sound system untuk karaoke.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Kelebihan di Gerbong Bali ini, terdapat satu ruangan khusus yang menyediakan sofa berhadapan dan terdapat kompartemen di ruangan tersebut.

Di gerbong itu juga tersedia bar mini dan tempat makan. Pramusaji siap melayani Jokowi dan rombongan.


Sementara itu, kondisi Gerbong Jawa hampir sama dengan Gerbong Bali. Namun sofa tempat duduknya memanjang. Gerbong ini juga menyediakan bar mini lengkap dengan tempat makan.

Kelebihannya, di Gerbong Jawa ini terdapat ruang istirahat yang dilengkapi tempat tidur dan wastafel.

Gerbong Bali dan Jawa merupakan gerbong yang biasa digunakan untuk kegiatan kenegaraan. Meski demikian, status gerbong ini disewa.

"Iya, gerbong ini disewa. Keberangkatannya juga disesuaikan agar tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta lainnya," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Sementara itu, Senior Supervisor PT KA Pariwisata Andry Budiyanto menambahkan gerbong wisata itu juga bisa disewa oleh masyarakat. "Masyarakat umum juga bisa menyewa gerbong ini. Untuk biaya, tergantung dengan tujuan," kata salah seorang petugas PT KA Wisata, Andry Budiyanto. (jor/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini