"Jasa Raharja akan melakukan suatu kegiatan yang selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun, yaitu melakukan mudik bersama BUMN," ujar Dirut PT Jasa Raharja, Budi Rahardjo, di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ), Tegal, Jawa Tengah, Jumat (6/4/2018).
Mudik gratis bersama BUMN tersebut rencananya akan mengangkut minimal 200 ribu pemudik dengan 394 kota tujuan. Mudik ini menggunakan moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Jasa Raharja akan berupaya melakukan langkah-langkah untuk menekan angka kecelakaan saat mudik Lebaran. Terutama menekan angka fatalitas korban kecelakaan.
"Kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penanggulangan langkah (untuk menekan angka fatalitas korban kecelakaan) ataupun sarana-prasarana juga kami akan coba untuk memberikan tersebut sepenuhnya," katanya.
Selanjutnya sebagaimana arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Jasa Raharja diminta selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya, kata Budi, untuk korban kecelakaan lalu lintas dan percepatan pemberian jaminan.
"Apakah itu korban meninggal dunia ataupun yang dirawat di rumah sakit sehingga anggota masyarakat yang mendapat musibah ini betul-betul merasakan bahwa negara hadir dalam memberikan kepastian jaminan dan menjamin seluruh korban yang ada akibat kecelakaan lalu lintas," paparnya.
Hari ini, Kemenhub bersama Polri, Kementerian Kesehatan, BNPB, Basarnas, Jasa Raharja, dan instansi terkait lainnya menggelar rapat koordinasi. Rapat koordinasi ini dalam rangka persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2018. (gbr/gbr)










































