"Kami menginginkan antara MKEK IDI profesi dengan dr Terawan sendiri saya kira mereka mencoba secara internal untuk dapatkan solusi baik. Kami inginkan secara internal dulu," kata Nila di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4/2018).
Nila menegaskan, pihaknya masih percaya kedua belah pihak dapat menyelesaikan polemik tersebut. Namun, bila pemerintah memang sudah harus ikut campur, dia menegaskan pihaknya siap.
"Kita lihat dulu. Kalau mereka masih belum, kami mencoba mediasi," tutur Nila.
"Kita tunggu solusi saja, nggak usah berandai-andai," imbuhnya.
(gbr/fdn)











































