DetikNews
Selasa 03 April 2018, 15:03 WIB

Anies Tetap Yakin Pertumbuhan Ekonomi DKI 7% pada 2022

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Anies Tetap Yakin Pertumbuhan Ekonomi DKI 7% pada 2022 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Fida/detikcom)
Jakarta - Hanura menuding target pertumbuhan ekonomi Pemprov DKI sebesar 7 persen pada 2022 tidak realistis. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ada dua cara mengejar target tersebut.

"Eksekutif jelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut disebabkan oleh adanya pull factor dan push factor," kata Anies dalam rapat paripurna di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).



Anies mengatakan sisi push factor akan ditingkatkan dengan pembangunan infrastruktur di Jakarta. Dia optimistis pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen karena tren pertumbuhan ekonomi global yang juga naik pada lima tahun.

"Dari sisi push factor, hal ini antara lain disumbang oleh berbagai pembangunan infrastruktur di Provinsi DKI Jakarta, antara lain MRT, LRT, jalan tol, dan flyover atau underpass," jelasnya.

"Dari sisi pull factor, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi global yang diproyeksi meningkat hingga sebesar 3,7 persen dan ekonomi nasional hingga sebesar 6 persen pada 2022, yang akan diikuti oleh peningkatan ekspor," sambungnya.

Anies juga optimistis target pendapatan pajak bisa mencapai Rp 115,16 triliun pada 2022. Menurutnya, target tersebut dapat dicapai dengan penegakan aturan yang ketat untuk meningkatkan pendapatan pajak.

"Daerah dalam rangka mendukung pencapaian target pendapatan antara lain melalui optimalisasi pengawasan pembayaran online system pajak daerah. Perluasan kanal pembayaran pajak daerah, pendataan melalui pemutakhiran data objek pajak, penyisiran terhadap reklame liar, razia bersama door-to-door terhadap kendaraan belum daftar ulang (BDU), penegakan hukum melalui kerja sama dengan KPK-RI," jelasnya.



Sebelumnya, Partai Hanura mengatakan target tersebut pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen pada 2022 tidak realistis.

"Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan mencapai angka 7 persen pada 2022 adalah sebuah upaya capaian yang perlu kami apresiasi. Akan tetapi, kami melihat bahwa proyeksi untuk angka 7 persen adalah sesuatu yang tidak realistis," kata anggota Fraksi Hanura Syarifuddin dalam rapat paripurna di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Syarifuddin menyebutkan target pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi hanya 6,2 persen pada 2022. Karena itu, dia ingin Anies lebih realistis dalam memberikan perencanaan.

"Oleh karena itu, kami meminta agar eksekutif membuat angka pertumbuhan ekonomi pada tahun-tahun mendatang dengan menggunakan angka capaian yang realistis," terangnya.
(fdu/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed