DetikNews
Selasa 03 April 2018, 14:35 WIB

Saksi Bom Thamrin Sebut Ba'asyir Masuk ISIS karena Abdurrahman

Yulida Medistiara - detikNews
Saksi Bom Thamrin Sebut Baasyir Masuk ISIS karena Abdurrahman Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Eks terpidana teroris Kurnia Widodo mengatakan ustaz Abu Bakar Ba'asyir dipengaruhi terdakwa bom Thamrin, Aman Abdurrahman berbaiat ke ISIS. Abu Bakar disebut tidak berkeinginan berbaiat ke ISIS sebelum terpengaruh.

Awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita menanyakan terkait pernyataan Kurnia yang menyebut Aman sebagai pimpinan ISIS di Indonesia karena ajarannya sering dijadikan referensi oleh jemaah lainnya. Anita lalu membandingkan ajaran Aman dengan ustaz Abu Bakar Ba'asyir.



"Maksudnya terdakwa petinggi ISIS di Indonesia?" kata jaksa Anita bertanya pada saksi di sidang lanjutan Aman Abdurrahman, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2018).

"Apa yang dikatakan beliau jadi rujukan," kata Kurnia.

"Beda dengan ustaz Abu Bakar Ba'asyir?" tanya Anita.

"Jadi referensi juga," ujar Kurnia.

Kurnia mengatakan kedua ustaz tersebut dijadikan referensi bagi para pengikutnya. Namun bagi Kurnia, ustaz Abu Bakar dipengaruhi oleh Aman.

"Setahu saya ustaz Abu Bakar Baasyir dipengaruhi oleh beliau (Aman)," ujar Kurnia.



Kurnia mengatakan dia lebih dulu mengenal Abu Bakar dibandingkan Aman. Aman baru dikenalnya pada tahun 2006.

Selanjutnya tim pengacara Aman, Asrudin Hatjani keberatan jika Aman disebut mempengaruhi Abu Bakar Baasyir. Asrudin menanyai Kurnia terkait sumber informasi itu.

"Tadi saudara nyatakan ustaz Abu Bakar Ba'asyir dipengaruhi terdakwa sehingga berbaiat kepada ISIS?" ujar Asrudin.

"Tahu dari media juga. Media-media jihadis," kata Kurnia.

 Aman Abdurrahman Aman Abdurrahman/ Foto: Lamhot Aritonang


Kemudian Kurnia menyebut Aman dapat mempengaruhi Abu Bakar karena sebelumnya Abu Bakar tidak mudah mengkafirkan orang. Bahkan Kurnia menyebut Abu Bakar membubarkan JAT yang dipimpinnya setelah berbaiat kepada ISIS.

"Iya, karena sebelumnya beliau tidak seperti itu setahu saya pemahaman beliau tidak seperti itu, tidak mudah mengkafirkan, kemudian beliau waktu itu belum berbaiat kepada ISIS," ujar Kurnia.

"Beliau (Abu Bakar) di situ menjadi berbaiat jadi ISIS, yang sebelumnya JAT. Setelah beliau baiat, kemudian membubarkan JAT," sambungnya.

Pengacara Aman kemudian menanyai saksi, apakah pernah mengetahui adanya pertemuan antara Aman dengan Abu Bakar. Lalu Kurnia mengaku tidak tahu. Kemudian pengacara Aman menyayangkan karena sumber yang dipakai Kurnia dari media.

"Tahu ada pertemuan diskusi Abu Bakar dengan Aman?" kata Asrudin.

"Tidak," ujar Kurnia.
(yld/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed