Aksi Syahrini di Sidang First Travel: Gerah Hingga Beri Pesan Hakim

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 03 Apr 2018 08:45 WIB
Syahrini kegerahan saat menjadi saksi persidangan kasus First Travel (Foto: Lamhot Aritonang)
Depok - Aksi artis Syahrini dalam persidangan kasus First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, cukup menarik perhatian. Artis yang dikenal sebagai penyanyi itu sempat kegerahan, sampai memberi petuah untuk majelis hakim.

Syahrini memakai jaket berwarna biru saat menjadi saksi di persidangan kasus penipuan jemaah umrah dan haji First Travel. Dia masih memakai jaket sport saat hakim mulai mencecar sejumlah pertanyaan. Namun, karena ruang sidang hanya dilengkapi dengan kipas angin, dia meminta izin kepada hakim untuk melepas jaketnya.


"Izin Pak saya boleh lepas jaket nggak, saya kegerahan," kata Syahrini di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Jawa Barat, Senin (2/4/2018).

Hakim pun mengizinkan asal baju yang dikenakan Syahrini sopan.

"Sopan nggak baju saudara? Kalau sopan boleh (buka jaket)" ujar hakim.

Dalam persidangan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu Syahrini mengakui terlibat kerja sama untuk mempromosikan paket perjalanan umrah First Travel. Imbalannya, dia mendapat fasilitas umrah VVIP seperti akomodasi dan transportasi.


"Yang berurusan itu adik saya yang buat MoU dan kerja sama, saya hanya tanya jadwal umrah saya. Jadi sebetulnya yang harus ditanya itu adik saya karena yang menandatangani kerja sama adik saya," papar Syahrini.

"Sama saja sih, Pak, penjemputan bus eksklusif, hotel nyaman, itu saja yang saya nikmati," imbuh dia.

Syahrini diharuskan mem-posting foto ke Instagram sebanyak dua kali selama umrah, juga saat berada di Istandbul, Turki, dengan hashtag First Travel. Namun, dia membantah posting-an itu bagian dari endorsement.

"Tidak ada endorse-meng-endorse, itu murni kerja sama di antara kita. Perlu saya jelaskan, kalau endorse itu satu kali posting Rp 150 juta kalau di...," ucap Syahrini tak menyelesaikan kalimatnya.

Menurut Syahrini, tidak ada kegiatan khusus berkaitan dengan First Travel di Istanbul. Tugas Syahrini terkait kerja sama dengan First Travel paling banyak dilakukan saat perjalanan umrah.

"Saya waktu itu di hari ketiga di Mekah dikasih tahu adik saya, harus mengunjungi jemaah reguler. Sudah itu saja," tutur Syahrini.

Syahrini juga menegaskan bahwa tak ada satu pun anggota keluarganya yang berangkat umrah gratis dari First Travel. Untuk perjalanan umrah bersama keluarganya, Syahrini mengaku membayar Rp 167 juta.

"Setahu saya, 12 (orang keluarga) ini saya bayar tiket Rp 167 juta dan ada kuitansinya. Segitu kami bayar murni 12 orang dengan kerja sama fasilitas VVIP dan saya harus posting dua kali sehari," jelas Syahrini.

Tak hanya seputar kerja sama dengan First Travel pertanyaan yang dilontarkan hakim dalam sidang. Hakim pun sempat memerintahkan Syahrini untuk tak bertingkah seperti "cacing kepanasan".

"Saudara saksi (Syahrini), hadap sini saja, menghadap ke hakim saja biar nggak pegel," pinta hakim.

"Betul ini pegal sekali," jawab Syahrini sambil mengibaskan rambut.

Penyanyi yang sempat diisukan dekat dengan artis Anang Hermansyah itu juga bercerita mengenai bantuannya kepada korban First Travel. Syahrini mengaku bersimpati terhadap calon jemaah umrah yang jadi korban penipuan.

"Kemarin saya berangkatkan korban First Travel untuk diumrahkan. Jadi, setelah ini, saya akan bantu lagi jemaah yang betul-betul susah ngumpulin uang, dari kampung. Mudah-mudahan Bapak Hakim, setelah diliput ini, jemaah bisa berangkat dan dikembalikan uangnya," terang Syahrini disambut teriakan "amin" dari jemaah korban First Travel yang berada di ruang sidang.

Sebelum usai memberikan kesaksian, Syahrini menyelipkan pesan ke majelis hakim yang menyidangkan perkara bos First Travel. Dia berharap hakim bisa membantu korban dugaan penipuan umrah First Travel lewat putusan pengadilan.

"Saya ada tambahan Pak, saya berharap dengan saya dijadikan saksi, segera Bapak hakim dan jaksa bisa menuntaskan nasib jemaah. Kasihan Pak, jangan dibela-belain. Bapak harus bener, jangan bela yang salah, saya hanya jadi saksi saja. Tahun kemarin saya hanya bisa berangkatkan 20 orang, semoga saya bisa berangkatkan lagi," tutup Syahrini. (zak/elz)