DetikNews
Senin 02 April 2018, 20:20 WIB

Usai Bertemu Kominfo, Massa Tukang Pulsa Bubar

Denita Matondang - detikNews
Usai Bertemu Kominfo, Massa Tukang Pulsa Bubar Massa tukang pulsa berdemo di depan Istana. (Denita Br Matondang/detikcom)
Jakarta - Kominfo telah memberi izin kepada tukang pulsa dapat melakukan registrasi SIM card tanpa batas. Sebanyak 5.000 tukang pulsa yang berdemo di depan Istana Merdeka pun meninggalkan lokasi.

Berdasarkan pantauan di depan Istana Merdeka, tepatnya di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018), pukul 19.00 WIB, massa tukang pulsa mulai meninggalkan lokasi. Koordinator aksi Abas meminta massa meninggalkan lokasi dengan tertib.


Sampah-sampah yang berada di sekitar taman juga diminta dibersihkan. Tidak lupa, massa juga membawa atribut dan spanduk yang digunakan saat berunjuk rasa.

"Silakan teman-teman sekalian bubar dengan tertib dan semua sampah yang berserakan juga harap diambil," kata Abas dari mobil komando di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/4).


Hal yang sama dilakukan pihak kepolisian. Terlihat aparat keamanan mulai membubarkan diri setelah massa meninggalkan lokasi. Kawat berduri yang semula digunakan sebagai pembatas taman dan jalan tampak dicabut. Tiga mobil barracuda juga meninggalkan lokasi.

Para petugas kebersihan Monas pun melakukan pembersihan di sepanjang kawasan taman. Mereka menyapu dan mengumpulkan sampah-sampah yang ditinggalkan massa.

Seperti diketahui, Kominfo akan memberi izin registrasi tanpa batas kepada tukang pulsa. Namun aturan ini tidak berlaku bagi masyarakat.

Masyarakat bisa melakukan registrasi secara mandiri sebanyak 3 kali, seterusnya akan diregistrasi oleh tukang pulsa atau gerai operator SIM card.
(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed