Ketum PPP Ajak Santri Masuk Politik

Moch Prima Fauzi - detikNews
Jumat, 30 Mar 2018 18:53 WIB
Foto: dok. PPP
Jakarta - Saat mendengarkan keluhan para kiai soal kurangnya perhatian pemerintah kepada pesantren, Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengajak para santri terjun ke dunia politik. Itu dilakukan agar pesantren bisa diperhatikan.

"Turun ke politik itu adalah fardu kifayah yang harus dilakukan umat Islam," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/3/2018).

Ia meyakini, jika santri banyak menduduki jabatan strategis, keberpihakan pun akan banyak diberikan kepada pesantren.

"Tidak ada cara keberpihakan yang paling efektif selain (santri) juga harus jadi penguasa," imbuh pria yang akrab disapa Rommy itu di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cipayung, Jakarta Timur.

Setelah bertugas sebagai menjadi khotib salat Jumat, Rommy melakukan silaturahmi dengan jajaran kiai di pondok pesantren tersebut. Dalam kesempatan tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Al Hamid, KH Lukman Hakim Hamid, menyampaikan pendapatnya.


Menurutnya, saat ini pesantren masih kurang mendapatkan perhatian pemerintah. Pemerintah juga dianggap masih kurang percaya diri untuk menampilkan para santri. Kalaupun ada bantuan, kata Lukman, yang pertama kali mendapatkannya adalah sekolah atau madrasah negeri.

"Kalaupun ada bantuan, yang menjadi perhatian pertama adalah sekolah dan madrasah negeri. Jika ada agenda nasional, pesantren juga sering telat diberi tahu. Bukan hanya itu, untuk menampilkan anak pondok pun, (pemerintah) seakan kurang percaya diri," ujarnya. (mpr/ega)