Peristiwa ini terjadi ketika pemilik kontrakan, Sofyan tengah pergi bekerja menjaga pos Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang. Sofyan meninggalkan istrinya bernama Asse (40) dan empat orang anaknya yang tengah tertidur pulas.
Asse menuturkan, dirinya bersama anak-anaknya baru menyadari jika rumahnya terbakar saat salah satu anaknya tiba-tiba terbangun akibat merasa kepanasan oleh api yang semakin membesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi menyelamatkan nyawa, Asse bersama keempat anaknya terpaksa keluar dengan melompati jendela rumah. Asse mengatakan belum mengetahui sumber dari kebakaran di rumahnya, yang ia tahu api muncul dari bagian dapur.
"Tidak tahu, tiba-tiba api sudah menjalar di bagian belakang. Gorden dan semuanya juga sudah terbakar," ungkapnya.
Api berhasil dipadamkan setelah sejumlah unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa ataupun korban luka, namun kerugian materil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
(yas/yas)











































