DetikNews
Kamis 29 Maret 2018, 21:15 WIB

Kebakaran di Taman Kota, Penumpang KRL Numpuk di Stasiun Duri

Faiq Hidayat - detikNews
Kebakaran di Taman Kota, Penumpang KRL Numpuk di Stasiun Duri Foto: Faiq/detikcom
Jakarta - Ratusan penumpang KRL menumpuk di Stasiun Duri lantaran gangguan perlintasan tujuan Stasiun Tangerang. Mereka masih menunggu kereta KRL di peron 5 tujuan Tangerang.

Pantauan detikcom di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Kamis (29/3/2018). Ratusan penumpang KRL duduk di bawah lantai 2 menunggu kereta tujuan stasiun Tangerang. Petugas Stasiun Duri yang menggunakan pengeras suara mengumumkan adanya gangguan perlintasan Stasiun Duri menuju Tangerang.

"Bagi penumpang KRL bisa menggunakan transportasi lain karena kebakaran pemukiman di Taman Kota. Penumpang yang sudah membeli tiket THB bisa menukarkan di loket," ujar salah satu petugas Stasiun Duri di lokasi.

[Gambas:Video 20detik]


Petugas Stasiun Duri juga tidak bisa memastikan kapan kereta KRL tujuan Tangerang bisa dinaiki oleh penumpang. Petugas juga meminta maaf atas tidak nyaman layanan kereta akibat kebakaran tersebut.

"Tidak tahu kapan kereta bisa dinaiki penumpang, karena ada kebakaran," sambung dia.

Meski ada pengumuman tersebut, penumpang KRL masih tetap bertahan di Stasiun Duri. Penumpang padat telihat duduk di peron 5 dan di depan tangga eskalator. Namun beberapa penumpang ada yang menukarkan tiket THB ke loket.

Kereta Bandara Soekarno Hatta yang berada di jalur peron 4 pun tidak berjalan sejak pukul 20.00 WIB. Beberapa penumpang yang berada di dalam kereta terlihat keluar di sekitar Peron 4.

Sebelumnya, VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan, perjalanan kereta yang terganggu yakni perlintasan Duri-Tangerang. Eva mengatakan, hingga pukul 20.00 WIB, Kamis (29/3), perjalanan KRL pada lintas tersebut belum dapat dilakukan karena banyak warga yang mengungsi di sekitar jalur rel akibat kebakaran di wilayah Taman Kota sejak pukul 18.45 WIB.

Petugas pengamanan PT KAI dan PT KCI tetap berupaya melakukan sterilisasi jalur rel, agar perjalanan KRL dapat kembali dilakukan.
(fai/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed