Korban Tabrakan KRL Melahirkan
Ida, Cari Ikan Malah Dapat Bayi
Jumat, 01 Jul 2005 07:01 WIB
Jakarta - Sejatinya Ida Nurhayati hendak belanja ikan di pasar ikan Muara Karang, Jakarta Utara. Tapi yang didapatnya malah bayi mungil bernama Retno Kartika Dewi.Perempuan keriting berusia 35 tahun ini adalah salah satu penumpang KRL apes yang terlibat tabrakan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis, 30 Juni. Dia berkereta bersama suaminya, Slamet dan dua anaknya yang sedang libur sekolah.Nyaris setiap hari Ida mengais rezeki dengan berjualan hasil laut dari Muara Karang di kampungnya, Bojong Gede, Cimanggis, Depok. KRL adalah kendaraan favorit termurah dan tercepat baginya. Dari Depok, mereka akan turun Kota, lalu meneruskan perjalanan ke Muara Karang.Pada Kamis siang, 30 Mei, Ida yang tengah hamil 9 bulan tetap gigih berangkat ke Muara Karang. Padahal saat itu di kampungnya tengah hujan deras. Bujukan suaminya agar batal belanja ikan, tak digubrisnya.Akhirnya, Slamet pun menemani Ida naik KRL bersama dua anak mereka. Tapi setengah km dari Pasar Minggu, antara pukul 15.45 hingga 16.05 WIB, KRL yang mereka tumpangi mengalami celaka. Brakkk!!!! Ida ketindihan beberapa penumpang lain. "Tahu-tahu KA nubruk saja," ceritanya.Karena mendapatkan goncangan keras apalagi ketimpa beban penumpang lainnya, ketuban kandungan Ida pun pecah. Slamet dan dua anaknya yang selamat dari musibah maut itu panik. Dengan bantuan para evakuator, mereka membawa Ida ke RS Siaga Raya. Belakangan diketahui tangan kiri Ida juga patah.Di RS itu, Ida tergolek dengan diselimuti. Dia menerima sejumlah wartawan untuk wawancara. Dari sekian korban KRL, hanya Idalah yang diketahui tengah hamil tua. Ida tampak lancar menceritakan pengalamannya pada para jurnalis yang membesuknya.Karena air ketuban kian banyak yang keluar, akhirnya dokter mengambil kebijakan. Kamis malam, dokter mengoperasi cesar perempuan tangguh yang sudah punya 3 anak ini. Menjelang pergantian hari, bayi dengan berat 2,45 kg menangis keras. Ida melahirkan bayi perempuan.Anak itu diberi nama Retno Kartika Dewi. Tidak ada bau-bau KRL atau kecelakaan di Pasar Minggu yang baru saja berlalu. "Soalnya nama itu sudah disiapkan sejak lama," aku Slamet, suami Ida, di luar RS. "Alhamdulillah kami semua selamat," sambung pria yang didampingi dua anaknya yang mengalami luka memar.Hingga Jumat (1/7/2005), Ida masih menjalani perawatan di RS Siaga Raya. Tangan kirinya yang patah juga akan dioperasi.
(nrl/)











































