Migrant Care: 178 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri

Migrant Care: 178 WNI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 28 Mar 2018 22:49 WIB
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Selain TKI Zaini, masih banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di luar negeri. Setidaknya ada 178 orang WNI yang terancam mati di luar negeri.

Ini diungkapkan Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, di acara Mata Najwa, yang disiarkan langsung oleh Trans 7, Rabu (28/3/2018).

"Kalau di Saudi Arabia sekitar 20 orang, di Saudi saja. Di Malaysia 117 orang, Qatar 1 orang, Iran 1 orang, dan China 2 orang. Ada 178 warga kita yg terancam hukuman mati di luar negeri," kata Wahyu.



"Khusus untuk Saudi, kita memang harus benar-benar cermat pada tingkatan mana TKI atau Warga Negara Indoneesia itu sudah divonis mati, sudah incracht, atau masih pada proses hukum dan tinggal pemaafan dari keluarga, pemerintah harus mendata, sehingga diplomasi atau upayanya tidak keliru," kata Wahyu.



Kasus di Malaysia, kebanyakan warga Indonesia yang divonis mati adalah terkait kasus narkoba. Namun untuk kasus di negara tetangga ini, Migrant Care melihat ada harapan yang bisa dimaksimalkan oleh Pemerintah Indonesia.

"Memang di Malaysia sekarang ada soft moratorium (hukuman mati). Jadi sebenarnya masih banyak ruang dari pemerintah Indonesia untuk melobi," kata Wahyu.

Sebagaimana diketahui, berita terakhir soal eksekusi mati terhadap WNI datang dari Arab Saudi. Muhammad Zaini Misrin, TKI asal Madura telah dihukum pancung di Arab Saudi. Zaini dipancung karena melakukan pembunuan terhadap majikannya.

(dnu/rna)