Bentrok dengan Tramtib, 8 PKL Diamankan Polres Jakpus
Kamis, 30 Jun 2005 18:51 WIB
Jakarta - Ratusan pedagang kali lima (PKL), yang baru demo, marah karena diejek petugas Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) DKI. Bentrokan kemudian terjadi. Buntutnya, delapan PKL diamankan ke Polres Jakarta Pusat.Insiden ini terjadi tak lama setelah massa PKL dan mahasiswa berunjuk rasa di depan Istana Negara dan Balaikota DKI Jakarta. Massa menolak penggusuran dan menuntut pencabutan Perda Nomor 11 Tahun 1988 tentang Ketertiban Umum di Wilayah DKI Jakarta.Usai demo, sekitar pukul 16.50, Kamis (30/6/2005), massa pulang dengan berjalan kaki. Saat mereka melintasi Jalan Sabang, sekitar 500 meter dari Balaikota DKI yang terletak di Jalan Merdeka Utara, melintas mobil Tramtib DKI berpenumpang empat orang."Petugas Trantib tersebut kemudian meledek kami dengan mengacung-acungkan jari tangan. Sebagian dari kami mengejar mobil Tramtib tersebut," jelas Adian, mahasiswa Universitas Kristen Indonesi (UKI) yang terlibat dalam demo bersama PKL.Tiba-tiba, lanjut Adian, muncul puluhan petugas Tramtib. Mereka langsung memukuli para mahasiswa dan PKL. Akibatnya ada 18 mahasiswa dan PKL yang terluka, sementara delapan PKL lainnya diamankan ke Polres Jakarta Pusat.Adian, kepada wartawan di sekitar Balaikota DKI, menyatakan akan menanyakan penangkapan delapan PKL ke Polres Jakarta Pusat. Sebab yang memicu bentrokan adalah petugas Trantib. "Yang kami sesalkan kenapa setelah usai demo malah kami diejek sehingga terjadi bentrokan," ujarnya.Sementara itu menurut sumber detikcom di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso telah memanggil Kepala Dinas Tramtib dan Linmas DKI Soebagyo untuk dimintai penjelasan terkait insiden ini.
(gtp/)











































