Pilkada Depok, PKS Tolak Tanggapi Kecaman Massa Badrul Kamal

Pilkada Depok, PKS Tolak Tanggapi Kecaman Massa Badrul Kamal

- detikNews
Kamis, 30 Jun 2005 16:57 WIB
Jakarta - Tim sukses pasangan Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra, calon walikota dan wakil walikota Depok, enggan menanggapi keinginan massa pendukung Badrul Kamal agar pasangan Nur Mahmudi didiskualifikasi."Itu hanya sebuah pembentukan opini. Itu hanya klaim dan tuduhan. Kita tidak akan menanggapinya," tegas Kepala Bidang Jaringan Komunikasi PKS Yugo Pamungkas di Kantor DPP PKS, Jl. Margonda, Depok, Kamis (30/6/2005).Yugo juga menegaskan, pihaknya tidak akan mengerahkan massa untuk membalas 'serangan' kubu Badrul Kamal terkait dengan hasil Pilkada. "Sejak awal kita tidak ingin chaos. Kita tidak ingin ada konflik horisontal antarpendukung pasangan calon. Kalau ada massa yang anarkis, itu urusan polisi," katanya.Yugo, yang juga tim sukses Nur Mahmudi ini, justru menantang massa Badrul Kamal yang tidak puas. Dia meminta kubu Badrul Kamal untuk membuktikan kecurangan yang dilakukan pendukung Nur Mahmudi. "Silahkan (buktikan), tapi sesuai prosedur," tegasnya.Dia juga menjelaskan, hingga kini tidak ada kontak, baik dari Panwasda maupun kepolisian terkait, dengan penangkapan enam kader PKS. Keenam kader PKS ini dituduh melakukan serangan fajar pada Minggu, 26 Juni 2005. Mengenai penghentian publikasi hasil penghitungan suara, Yugo mengatakan, keputusan itu sebagai kebijakan KPUD. "Kalau memang untuk menghindari konflik, tidak apa-apa. Tetapi kalau memang dipublikasikan, hendaknya harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan," kata dia.Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, PKS juga sudah menyiapkan sikap politik. Misalnya, dengan ikut mengawal proses penghitungan suara di tingkat PPS, PPK, dan KPUD. PKS juga sudah menyiapkan data dan fakta bila nantinya hasil penghitungan suara tidak seperti yang diinginkan. Sejauh ini, pasangan Nur Mahmudi-Yuyun masih mengungguli lawan-lawannya. (umi/)


Berita Terkait