detikNews
Selasa 27 Maret 2018, 18:33 WIB

Viral karena Video Telur Palsu, Syahroni Daud Angkat Bicara

Denita Br Matondang - detikNews
Viral karena Video Telur Palsu, Syahroni Daud Angkat Bicara Syahroni di video viral telur palsu (Foto: Screenshot video viral)
Jakarta - Sosok Syahroni B Daud (49) jadi viral di media sosial karena videonya banyak beredar. Dalam video berdurasi 2 menit 38 detik, Syahroni tampil di Pasar Johar Baru.

Syahroni tampak menjadi perhatian banyak orang. Di depannya terdapat piring putih dan beberapa butir telur. Syahroni sedang menunjukkan perbedaan telur asli dan palsu.


Beberapa orang di sekitarnya tampak begitu tertarik pada aksi Syahroni. Beberapa tampak ikut mencoba mengetes keaslian telur. Beberapa orang lainnya hanya menyaksikan.

Ketika itu, di Pasar Johar Baru, Syahroni membeberkan isu telur palsu tersebut kepada sejumlah pembeli dan penjual. Ia pun mempraktikkan ilmu yang didapatkanya dari media sosial.


"Akhirnya saya lihat saya pecahkan, ternyata, waktu itu memang posisi telur yang saya dapat dari KJP ini kuningnya agak kenyal sekali. Setelah itu, kertas yang membungkusnya itu tebal (membran telur) jadi sesuai ingatan saya bahwa 'wah itu sesuai dengan palsu'," kata Syahroni di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).

Syahroni hari ini bersama kepolisian, BPOM, Dinas Peternakan DKI, dan PD Pasar Johar Baru memberi klarifikasi atas isu beredarnya telur palsu. Sebagaimana diketahui, aksi Syahroni membedakan telur asli dan palsu itu sempat viral di media sosial.

Aksi Syahroni sempat membuat orang-orang di Pasar Johar Baru percaya soal beredarnya telur palsu. Video Syahroni tersebut pun sempat jadi viral di medsos.

[Gambas:Video 20detik]



Saat ini petugas tengah mencari perekam dan pengedar video Syahroni yang jadi viral tersebut.

"Beliau (Syahroni) menjelaskan secara detail bahwa seolah-olah telur tersebut palsu. Dan ibu-ibu yang ada di sini akhirnya terkaget-kaget. Kemudian mereka percaya bahwa telur itu palsu dan siapa penyebar video itu, itu yang sedang kami selidiki," kata Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin di lokasi yang sama.


Syahroni tak sampai dijadikan tersangka dalam kasus ini. Dia meminta maaf kepada publik atas tindakannya tersebut.

"Terkait Syahroni, tidak serta-merta kita melakukan penegakan hukum, tapi kita dengar sendiri karena ketidaktahuannya dan dia minta maaf dan nggak ada niat lain," kata Asep.
(jbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com