detikNews
Minggu 25 Maret 2018, 15:09 WIB

Kemenhub Ajak Blogger Ikut Jaga Keselamatan Penerbangan

Muhammad Idris - detikNews
Kemenhub Ajak Blogger Ikut Jaga Keselamatan Penerbangan Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Masyarakat sesungguhnya adalah salah satu pemegang kepentingan (stakeholder) yang penting dalam penerbangan. Ini karena masyarakat terlibat dalam setiap proses penerbangan. Baik itu mulai dari proses desain sebuah pesawat hingga operasional penerbangan, masyarakat selalu terlibat.

Untuk itu, upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap dunia penerbangan adalah sangat penting untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, serta pelayanan penerbangan itu sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, saat membuka acara 'Sobat Aviasi Akademi Blogger' di Tangerang, 24-25 Maret 2018.


Dalam acara yang diikuti 50 blogger tersebut, ditampilkan narasumber dari pemerhati penerbangan, serta praktisi blog, serta pakar video dan fotografi.

"Dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, masyarakat itu termasuk salah satu stakeholder penerbangan. Karena perannya sangat penting dalam mendukung keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan. Misalnya saja, masyarakat di sekitar bandara bisa turut berperan dengan tidak mendirikan bangunan tinggi karena akan mengganggu kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP)," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya.

Untuk itu, lanjut dia, masyarakat perlu mendapat edukasi yang baik dan benar terkait penerbangan. Industri penerbangan merupakan sektor yang canggih dan rumit karena berteknologi tinggi. Di sisi lain, transportasi penerbangan merupakan transportasi yang sangat penting karena berkecepatan tinggi dan bisa menjangkau ke berbagai tempat, baik itu di pegunungan maupun perairan.

"Untuk itulah Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian yang serius pada sektor perhubungan udara. Misalnya untuk membuka transportasi di Papua yang alamnya susah ditembus, sehingga ada keadilan bagi saudara-saudara kita yang bermukim di sana. Kita di sektor perhubungan udara telah membuat jalur Trans Udara Papua untuk mendukung program Presiden tersebut," lanjut Agus.


Dia berharap, para blogger yang tergabung dalam Sobat Aviasi Akademi ini agar menjadi agent of change dalam merubah pengertian dan memberi pengetahuan yang baik dan benar pada masyarakat.

Para blogger Sobat Aviasi ini juga diharapkan dapat membantu meneruskan informasi terkait kebijakan-kebijakan Pemerintah terkait penerbangan melalui media sosial maupun media lainnya dalam bentuk tulisan, foto atau video.

Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan awarness kepada masyarakat lain. Sehingga dapat menumbuhkan kesadaran dalam mematuhi regulasi penerbangan, taat terhadap prosedur penerbangan, serta dapat mengetahui hak dan kewajiban saat menggunakan moda transportasi udara.

"Di samping itu dengan acara ini diharapkan ada saling bertukar pengetahuan dan pengalaman serta dapat memberi masukan sehingga makin menyempurnakan sistem penerbangan nasional kita," katanya lagi.

Sementara itu, pemerhati penerbangan Alvin Lie, juga menyambut baik program kegiatan ini. Menurutnya banyak kejadian negatif terkait keselamatan penerbangan karena ketidaktahuan penumpang dan masyarakat.

"Acara ini luar biasa. Karena keselamatan penerbangan itu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara penerbangan tapi juga perlu partisipasi aktif para pengguna jasanya. Faktor ketidaktahuan para pengguna jasa penerbangan itu juga bisa memicu kecelakaan. Jadi dengan tambahan pengetahuan pada masyarakat ini, tentunya kita juga bisa mengurangi resiko kecelakaan penerbangan," ungkapnya.
(idr/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed