DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 15:00 WIB

PSI Minta KPU Adil soal Logo Parpol di Surat Suara Pilpres

Dwi Andayani - detikNews
PSI Minta KPU Adil soal Logo Parpol di Surat Suara Pilpres Ketum PSI Grace Natalie minta KPU adil. (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mencantumkan logo partai politik pengusung calon presiden dan wakil presiden dalam surat suara pilpres. PSI pun meminta logo partai pendukung ikut dimasukkan ke surat suara.

"Kalau memang mau dicantumkan, cantumkan semuanya dong, termasuk yang mendukung, yang mengusung kalau nggak dicantumin ya nggak dicantumin semua," ujar Ketua Umum PSI Grace Natalie di kantor DPP PSI, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (23/3/2018).

Grace mengatakan pencantuman logo ini tidak dilakukan dalam pemilu sebelumnya. Menurutnya, jika hanya partai pengusung yang dicantumkan, hal ini tidak adil untuk partai peserta pemilu yang belum bisa mengusung.


"Mencantumkan partai pengusung di kertas suara, itu yang sebelum-sebelumnya nggak ada partai pengusung di kertas suara hanya capres dan cawapresnya aja," tutur Grace.

"Kalau kemudian hanya mencantumkan partai pengusung lalu pendukungnya nggak boleh, itu juga apakah yang namanya keadilan?" sambungnya.

Meski aturan ini masih berupa rancangan, Grace berharap KPU dapat mengambil keputusan yang adil. Dia berharap KPU memperlakukan seluruh partai peserta Pemilu 2019 dengan sama.

"Kita harapkan meskipun masih wacana tapi jangan sampai keputusan diambil ternyata adalah keputusan yang tidak adil, yang hanya menguntungkan sepihak. Bentuk perlakuan yang sama aja yang kita minta itu, kita nggak minta diistimewakan tapi perlakukan kami dengan sama," tukas Grace.


Sebelumnya, KPU mengatakan logo partai pengusung pasangan calon akan dicantumkan surat suara Pilpres 2019. Aturan ini tertuang dalam rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terkait Pemilu 2019.

"Yang berbeda dari pemilu sebelumnya, yaitu surat suara (pilpres) menampilkan gambar partai politik pengusung pasangan calon," ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, Senin (19/3).

Pramono mengatakan dicantumkannya lambang partai pengusung ini sebagai bentuk keserempakan pemilu. Serta bertujuan agar parpol pengusung capres ikut terpilih oleh masyarakat.

Partai baru peserta Pemilu 2019 memang belum bisa mengusung pasangan calon. Ini lantaran parpol baru belum memiliki suara atau kursi di DPR hasil dari Pemilu 2014. Namun partai baru boleh mendukung. Empat partai baru peserta pemilu adalah PSI, Partai Garuda, Partai Berkarya, dan Perindo.
(elz/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed