DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 13:59 WIB

Cerita Harimau Bonita dan Boni Berbagi Wilayah Kekuasaan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Cerita Harimau Bonita dan Boni Berbagi Wilayah Kekuasaan Harimau Bonita (dok.bksda)
Pekanbaru - Harimau liar Bonita dan Boni sama-sama berada di Pelangiran, Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Tetapi satwa buas ini memiliki wilayah 'kekuasaan' yang berbeda.

Harimau Bonita saat ini tengah dicari tim terpadu karena sudah menyerang dua warga hingga tewas. Sudah dua bulan lebih, pencarian Bonita untuk ditangkap belum berhasil juga. Harimau Boni tidak menjadi target untuk dievakuasi, karena belum dianggap menimbulkan konflik.

Kendati dua harimau ini berada satu hamparan yang sama, tetapi keduanya memiliki batas wilayah jelajah yang berbeda. Bila dipetakan di lokasi konflik itu, posisi Bonita pada posisi timur, sedangkan Boni berada di posisi barat.

Jelajah Boni berada di kawasan hutan produksi terbatas. Sesekali satwa yang mulai langka keberadaannya itu juga masuk ke perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

"Kalau sudah masuk kawasan perkebunan sawit, Bonita bila berjumpa manusia akan masuk lagi ke kawasan hutan," kata Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Mulyo Hutomo kepada detikcom, Jumat (23/3/2018).

Walau keduanya di posisi timur dan barat, tetapi keduanya juga sering mengarah ke selatan. Wilayah selatan ini adalah dusun Sinar Danau. Di sana ada pemukiman masyarakat. Walau sama-sama mengarah ke selatan, tetapi kedua puncak predator ini belum pernah terpantau pada titik yang sama.

"Boni sekalipun masuk ke selatan pemukiman penduduk, jika bertemu dengan warga maka langsung pergi menjauh," kata Hutomo.

Berbeda dengan Bonita. Satwa buas yang satu ini malah tampak santai masuk di pemukiman penduduk. Kondisi itulah yang menimbulkan konflik. Bonita pada 3 Januari tahun ini menyerang Jumiati hingga tewas di perkebunan sawit. Pada 10 Meret, lagi-lagi Bonita menyerang Yusri hingga tewas di perkampungan.

"Secara alami, kedua harimau ini berada di wilayah jelajahnya masing-masing. Bonita tak mau mengarah ke 'kekuasaan' Boni, dan sebaliknya. Artinya, Boni tak masuk ke wilayah barat, Bonita juga tak masuk ke wilayah timur," kata Hutomo.

Hingga kini, tim terpadu yang akan mengevakuasi Bonita belum berhasil juga. Padahal Bonita sudah pernah ditembak bius, namun lolos dari penyergapan tim.

Bonita kini diprediksi telah menyadari kalau dirinya tengah dicari. Harimau liar itu kini selalu menghindari tim yang ada di perkebunan sawit. Terakhir kali, Bonita masuk ke kawasan hutan green belt yang ada di tengah-tengah kebun sawit.
(cha/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed